Radarjombang.id - Tembok penahan jalan (TPJ) longsor di Desa Pulosari, Kecamatan Bareng sudah tertangani. Karena keterbatasan anggaran, perbaikan sementara dilakukan dengan pemasangan material bronjong.
Pantauan di lokasi, tampak TPJ yang ambrol sepanjang 20 meter Maret lalu sudah tertangani. Petugas membangun bronjong di titik TPJ yang longsor. ”Kemarin kita lakukan penanganan darurat,’’ ujar Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi, Minggu (29/6).
Dia menyampaikan, penaganan darurat dilakukan agar kondisi TPJ longsor tidak membahayakan pengguna jalan serta mencegah kerusakan semakin meluas.
Diketahui, ruas jalan Penggaron-Wonosalam merupakan akses utama warga. ”Selain itu, karena keterbatasan anggaran sehingga kita tangani darurat,’’ jelas dia.
Saat ini, lanjut dia, pihaknya belum bisa melakukan perbaikan permanen. Namun, akan diupayakan dilakukan tahun depan.
”Insya Allah kita upayakan tahun depan untuk perbaikan permanen,’’ jelas dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, tembok penahan jalan (TPJ) di Desa Pulosari, Kecamatan Bareng longsor sepanjang 20 meter.
Akibatnya, kondisi jalan penghubung ruas Penggaron – Wonosalam terganggu. Petugas telah memasang tali pembatas darurat agar pengendara lebih berhati-hati.
”TPJ tersebut longsor akibat tanah labil yang disebabkan hujan deras seminggu lalu,” kata Plt Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas. (ang/naz)
Editor : Anggi Fridianto