Radarjombang.id - Dorongan Pemkab Jombang agar kerusakan sejumlah pintu air Dam Yani di Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito segera diperbaiki ditindaklanjuti Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas.
Saat ini, dari delapan pintu air yang rusak, tujuh di antaranya sudah berhasil diperbaiki.
Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Sultoni menjelaskan, perbaikan kerusakan pintu Dam Yani sudah mulai berjalan sejak awal Juni lalu.
”Untuk pintu Dam Yani sudah diperbaiki, sekarang tinggal satu pintu yang belum,” kata Sultoni dikonfirmasi.
Satu pintu itu berada di pintu nomor delapan. ”Perbaikan dari elektrikal saja, tanpa tambahan fasilitas manual,” imbuh dia.
Dalam perbaikan, tak ada sampai penggantian daun pintu bendung. ”Tidak sampai, hanya di stang dan komponen lain. Tidak sampai mengganti daun pintu,” imbuh dia.
Informasi terkahir, kini tinggal satu pintu air itu yang belum bisa difungsikan. ”Perbaikan dari teman-teman balai (BBWS Brantas),” ujar Sultoni.
Untuk diketahui, kerusakan sejumlah pintu air Dam Yani di Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito menuai banyak sorotan.
Pasalnya, kerusakan sejumlah pintu air menjadi salah satu faktor utama pemicu bencana banjir besar yang merendam sekitar 10 wilayah kecamatan di Kabupaten Jombang pada 27 Januari 2025 lalu.
Kerusakan sejumlah pintu air Dam Yani menjadikan laju aliran air Sungai Ngotok Ring Kanal terhambat.
Akibatnya, debit airt di wilayah hulu naik dan memicu banjir.
Beberapa titik tanggul bahkan jebol lantaran tak mampu menahan derasnya air. (fid/naz)
Editor : Anggi Fridianto