Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Gubernur Khofifah Sidak Kesiapan Sekolah Rakyat di Jombang, Pastikan Bisa Dimulai 14 Juli

Anggi Fridianto • Sabtu, 28 Juni 2025 | 13:58 WIB
PANTAU KESIAPAN: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat sidak sekolah Rakyat di SKB Mojoagung, Jumat (27/6).
PANTAU KESIAPAN: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat sidak sekolah Rakyat di SKB Mojoagung, Jumat (27/6).

Radarjombang.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memantau pembangunan Sekolah Rakyat di SKB Mojoagung, Jumat (27/6). Khofifah memastikan, Kabupaten Jombang masuk prioritas utama yang akan dimulai 14 Juli bersama 19 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Pantauan di lokasi, Khofifah tiba di SKB Mojoagung sekitar pukul 13.20. Turut mendampingi Kepala Dinas Sosial Jatim Restu Novi Widiani, Wakil Bupati Jombang Salmanudin Yazid, dan jajaran kepala OPD terkait.

Dalam kesempatan itu, Khofifah memantau satu per satu fasilitas Sekolah Rakyat di SKB Mojoagung, mulai ruang kelas, asrama putra dan putri, dapur, toilet hingga ruang rapat. ”Insya Allah 14 Juli akan ada peluncuran secara nasional. Dari Jatim ada 19 lokasi, salah satunya di Jombang yang akan dimulai,’’ ujar dia di sela-sela sidak.

Ia menyampaikan, untuk Kabupaten Jombang hanya akan memulai 4 rombel (2 SMP dan 2 SMA). Sedangkan, untuk jenjang SD belum dibuka. ”Jadi untuk di Jombang nanti masing-masing ada 25 siswa per rombel,’’ papar dia.

Ia mengatakan, soal kesiapan siswa Jombang sudah klir. Beberapa waktu lalu, Pemkab Jombang telah menetapkan siswa Sekolah Rakyat. ”Ada pertemuan calon siswa dan calon orang tua siswa di Jombang. Itu dilakukan untuk bisa mengetahui sistem pendidikan di Sekolah Rakyat yang berbasis boarding school,’’ jelas dia.

SKB Mojoagung nanti hanya akan menjadi Sekolah Rakyat sementara hingga Sekolah Rakyat permanen selesai di bangun.

”Jadi ada 5,2 hektare (lahan) disiapkan sebagai bangunan permanen untuk Sekolah Rakyat di Jombang. Sekarang semua masih fokus proses renovasi, dan kita menunggu pusat membagun sesuai desain yang pak Presiden inginkan,’’ jelas dia.

Untuk diketahui, kegiatan dengan nama Pekerjaan Sekolah Rakyat Tahap I milik Kementerian PU Dirjen Prasarana Strategis dikerjakan NINDYA-ADHI KSO dan konsultan pengawas Yodya-Virama KSO.

Nilai kontrak sebesar Rp 322.399.800.000 dari APBN 2025 untuk 65 titik lokasi di 24 provinsi.  Kontrak mulai 10 Mei 2025 dengan waktu pelaksanaan selama 60 hari kerja. (ang/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
#Gubernur Khofifah #Jombang #Pemkab Jombang #Sekolah Rakyat