Radarjombang.id - Tangis haru menyambut kedatangan ratusan jemaah haji kloter 18 dan 19 di Pendopo Kabupaten Jombang, Selasa (17/6).
Sebanyak 750 jemaah tiba dengan selamat.
Meski begitu, ada dua jemaah yang dilaporkan langsung dilarikan ke RSNU Jombang karena sakit.
Pantauan di lokasi, tampak 375 jemaah dari kloter 18 tiba lebih dulu di Pendopo Kabupaten Jombang pukul 13.55 WIB.
Mereka disambut hangat Bupati Jombang Warsubi dan jajaran. Tangis haru mewarnai kedatangan para jemaah.
Semua anggota keluarga yang menunggu tampak bahagia. Sementara, jemaah kloter 19 dijadwalkan tiba di Pendopo Kabupaten Jombang pukul 21.10.
”Alhamdulillah, panjenengan semua telah kembali dengan selamat setelah menunaikan rukun Islam kelima.
Kami merasa bersyukur dan berbahagia atas kepulangan panjenengan semua. Mudah-mudahan semuanya menjadi haji dan hajjah yang mabrur," ujar dia.
Bupati Warsubi juga menyampaikan duka cita atas wafatnya salah satu jemaah haji dari Kloter 18, yakni Imam Sucipto.
”Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga almarhum Bapak Haji Imam Sucitro husnul khatimah, diterima segala amal ibadahnya, diampuni dosa-dosanya, dan ditempatkan di sisi terbaik-Nya.
Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga Allah berikan kesabaran dan ketabahan,” pungkasnya.
Terpisah, Kepala Kantor Kemenag Jombang Muhajir menyampaikan total ada 750 jemaah dari kloter 18 dan 19 yang tiba Selasa (17/6).
Baca Juga: Kabar Gembira! Pemerintah Arab Saudi Batal Pangkas Kuota Haji 50 Persen
”Sebetulnya jumlah awal ada 752, namun yang 2 dilaporkan meninggal dunia,’’ ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Ia mengatakan, dari 375 jemaah asal kloter 18 dilaporkan terdapat 2 jemaah yang sakit. Selanjutnya, dua jemaah langsung dilarikan ke RSNU Jombang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
”Jadi di kloter 18 yang baru sampai tadi, ada dua yang sakit dan sudah dibawa ke RSNU,’’ pungkasnya. (ang/naz)
Editor : Anggi Fridianto