Radarjombang.id - Ratusan atlet menyerbu kantor KONI Jombang guna legalisir piagam untuk keperluan sistem penerimaan murid baru (SPMB ). Ada yang membawa satu piagam, hingga belasan piagam sekaligus.
’’Mendekati SPMB ini kami memang membuka layanan khusus legalisir, karena pasti banyak sekali atlet yang ke sini,’’ kata Wakil Ketua 1 KONI Jombang, Setyo Wahyu, kemarin.
Sebelum legalisir piagam atau sertifikat ke KONI, atlet harus meminta legalisir ke cabang olahraga (cabor).
Legalisir dilaksanakan di ruangan yang dulu digunakan untuk meletakkan alat gym. ’’Alat-alatnya sudah dipindah ke belakang, jadi kita buka di sini biar lebih leluasa. Tidak bercampur dengan aktivitas kantor,’’ terangnya.
Lebih dari 100 atlet yang sudah legalisir. Puluhan yang datang setiap harinya. ’’Yang kami legalisir banyak, ada yang bawa sampai belasan piagam sekaligus, mungkin biar tidak bolak-balik ke sini,’’ urainya.
Salah satunya Farah Maqbula. Dia datang ke KONI Jombang dengan membawa sejumlah piagam. ’’Sebelum ke sini, saya sudah minta legalisir ke pengurus Forki, Kwat Prayitno,’’ ucapnya.
Ia ingin mendaftar ke SMKN 1 Jombang jalur prestasi hasil lomba. ’’Saya rencananya ke SMKN 1 Jombang, bisa sampai 15 piagam sebenarnya, tapi saya tidak sampai segitu,’’ jelasnya.
SPMB jenjang SMP, SMA dan SMK bisa melalui jalur prestasi. Untuk jenjang SMP, jalur prestasi menampung sebanyak 35 persen dari total seluruh pagu di tiap sekolah.
Sementara pada jenjang SMA dan SMK, prestasi olahraga masuk dalam kategori prestasi hasil lomba yang kuotanya lima persen dari seluruh pagu yang ada di tiap sekolah. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto