Radarjombang.id - Pengendara yang melintas di jalan provinsi tepatnya Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang, Jombang harus ekstra hati-hati.
Pasalnya, sejumlah fasilitas penerangan jalan umum (PJU) kini masih padam lantaran terdampak proyek pelebaran jalan.
Petugas memberlakukan buka tutup jalan selama aktivitas pengerjaan.
Pantauan di lokasi Selasa (27/5) malam, mulai dari depan Pasar Ngrawan Tembelang ke arah utara kondisi jalanan gelap.
Sebab, sepanjang jalan titik PJU sudah dilakukan pemindahan karena terdampak proyek pelebaran jalan.
Karena aktivitas pengerjaan proyek dilakukan malam hari, membuat arus lalu lintas diberlakukan sistem buka tutup. Pengendara secara bergantian melintas.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang Budi Winarno melalui Kabid Lalu Lintas Johan Kartika mengakui, kondisi PJU sepanjang jalan yang terdampak pelebaran jalan kini tak berfungsi.
”Posisi sekarang sudah tidak menyala, karena sebagian besar (PJU) sudah dibongkar dan dipindah,” kata Johan.
Sedikitnya ada 26 titik penerangan yang terdampak. Sebagian sudah dibongkar dan dipindah ke sebelah timur atau dekat dengan pembangunan penahan jalan.
Hanya saja, untuk jaringan listrik masih belum difungsikan kembali.
”Sementara jaringan listriknya kita padamkan, karena belum semua tiang dipasang ke lokasi yang baru,” imbuh dia.
Itu dikarenakan pihaknya menunggu pembangunan penahan jalan sepanjang jalan tuntas.
”Karena waktu itu belum semua tembok penahan dikerjakan, sehingga kami menyesuaikan dan menunggu selesai dahulu. Setelah itu, baru kita pindah ke titik yang baru,” tutur dia.
Selain PJU, menurut Johan, untuk rambu pendahulu petunjuk jurusan (RPPJ) juga terdampak proyek.
”Milik pemerintah daerah hanya satu, sementara yang banyak ini miliknya Dishub Jatim. Kalau tidak salah ada lebih dari dua rambu, mereka (Dishub Jatim) yang menggeser, bukan ikut kami,” kata Johan.
Proyek pelebaran jalan provinsi Jombang-Ploso mulai berjalan. Sepanjang 1,4 kilometer jalan bakal dilebarkan 3 meter.
Dimulai dari jembatan Sungai Ngotok Ring Kanal di Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang ke selatan hingga depan Pasar Ngrawan Tembelang.
Pengerjaan dilaksanakan PU Bina Marga Jatim ini ditargetkan akhir Desember tahun ini harus sudah selesai.
Data yang dihimpun dari laman https://lpse.jatimprov.go.id, Pemprov Jatim mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5,8 miliar untuk pembangunan proyek dengan nama paket Pelebaran Jalan Ruas Ploso - Bts.Kota Jombang.
Pemilihan penyedia jasa melalui E-purchasing, dengan masa pekerjaan selama 180 hari dan berakhir pada 31 Desember 2025. (fid/naz)
Editor : Anggi Fridianto