Radarjombang.id - Satu jemaah haji asal Jombang yang gagal berangkat karena sakit hingga kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Haji Sukolilo, Surabaya.
Satu jemaah tersebut, dipastikan gagal berangkat dan masuk keberangkatan 2026.
Kepala Kantor Kemenag Jombang Muhajir mengatakan, awalnya ada tiga orang jemaah yang dinyatakan gagal berangkat.
Dengan rincian, dua terkendala visa belum keluar di saat hari H keberangkatan, dan satu jemaah dinyatakan tidak layak terbang.
”Jadi dalam perkembangannya setelah visa turun, mereka ikut berangkat daerah lain,’’ ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Dia menambahkan, setelah dua jemaah berangkat, dipastikan ada satu yang tertinggal dan dinyatakan tunda keberangkatan.
”Yang tidak berangkat hanya 1 tidak layak terbang atas nama bu Sururin dan dinyatakan tunda berangkat 2026, sebab harus memakai oksigen,’’ jelas dia.
Warga asli Desa Pulo Lor, Kecamatan Jombang ini terhitung menjalani perawatan di RS Haji Sukolilo selama tiga pekan sejak sejak 6 Mei lalu.
”Ya, sampai sekarang masih di RS Haji Sukolilo,’’ papar dia.
Hingga jadwal keberangkatan terakhir, ia mencatat total jemaah asal Jombang yang berangkat ke Tanah Suci ada 1.039 orang.
Sejauh ini, kondisi para jemaah yang berada di Tanah Suci dalam keadaan sehat. ”Alhamdulillah, seluruh jemaah dilaporkan sehat,’’ pungkasnya. (ang/naz)
Editor : Anggi Fridianto