Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Bupati Warsubi Bakal Lakukan Mutasi Besar-besaran, 118 Kepala SD dan SMP Negeri di Jombang Bakal Dirotasi Isi Kekosongan

Wenny Rosalina • Senin, 19 Mei 2025 | 12:41 WIB

Ilustrasi kepala sekolah kosong
Ilustrasi kepala sekolah kosong

Radarjombang.id - Gelombang mutasi besar-besaran kepala sekolah di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang segera dimulai.

Bupati Jombang Warsubi telah mengusulkan 118 nama kepala sekolah jenjang SD dan SMP ke BKN untuk pengajuan izin.

”Semuanya mutasi saja, tidak ada promosi,” ujar Anwar, Plh Kepala BKPSDM Jombang kepada wartawan, Minggu (18/5).

Ia menambahkan, dari 118 nama yang kini tengah diusulkan ke BKN masing-masing sebanyak 97 kepala SD dan 21 nama kepala SMP.

Rotasi dilakukan untuk mengisi jabatan kepala yang kosong di sejumlah satuan pendidikan.

Anwar menegaskan, jika belum ada pengangkatan kepala sekolah baru baik dari unsur guru penggerak, maupun dari guru yang telah memiliki sertufikat calon kepala sekolah.

Ia mengatakan pengangkatan baru dilakukan setelah mutasi tuntas. ”Setelah mutasi baru proses promosi,” jelasnya.

Ia mengakui, jika langkah mutasi ini belum dapat menyelesaikan kursi kepala sekolah yang kosong di Jombang.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Jombang, total ada 106 kursi kepala sekolah yang kosong per 1 Mei 2025.

Dengan rincian, terdiri dari tujuh kepala TK negeri, 91 kepala SD negeri dan delapan kepala SMP negeri.

Kekosongan kepala sekolah hampir selalu bertambah setiap bulannya.

Pada Mei misalnya, ada tambahan dua kepala SD yang purna tugas, yaitu SDN Bandung 2 Kecamatan Diwek dan SDN Ngogri 1 Kecamatan Megaluh.

Baca Juga: Mutasi Besar-besaran di Tubuh Polri, Belasan Kapolres hingga Kapolda Jatim Berganti, Ini Daftarnya

Dikonfirmasi mengenai hal ini, Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombag Wor Windari belum memberikan jawaban hingga Minggu (18/5).

Namun sebelumnya ia mengatakan, jika rencana pengisian baru akan dilakukan setelah mutasi.

Sebab beberapa kursi kepala sekolah yang kosong terjadi di sekolah-sekolah besar, seperti SMPN 2 Jombang, SMPN 3 Peterongan, SMPN 1 Peterongan, dan lain sebagainya.

”Karena yang kosong ini semua sekolah yang tipe A, makanya kita akan melakukan rotasi dulu, baru kemudian kami isi dengan yang baru,” ungkap Wor Windari.

Sementara itu, Bupati Jombang Warsubi mengatakan, jika pengisian kepala sekolah kosong menjadi prioritas utama dalam dekat ini.

Itu dilakukan agar proses kegiatan pendidikan serta seleksi penerimaan siswa baru di Kabupaten Jombang dapat berjalan dengan lancar.

”Segera diisi kalau bupati diberikan waktu enam bulan memindah-mindah, tapi kalau pendidikan segera kami ajukan,” ungkap Bupati pada Jumat (2/5). (wen/ang)

 

Editor : Anggi Fridianto
#SMP Negeri #Warsubi #Bupati Jombang #rotasi #SD #Jombang #Pemkab Jombang #Bupati #Kepala Sekolah Kosong #kepala sekolah #mutasi #Besar besaran