Radarjombang.id - Warga Kabupaten Jombang yang ingin berangkat ibadah haji harus lebih bersabar.
Pasalnya, daftar tunggu keberangkatan ibadah haji semakin lama setiap tahunnya.
Jika daftar sekarang, estimasi waktu keberangkatan sekitar 35 tahun lagi atau tahun 2060 mendatang.
Kepala Kantor Kemenag Jombang, Muhajir, mengatakan, daftar tunggu ibadah haji semakin tahun memang semakin lama.
’’Jika daftar tahun ini maka estimasi berangkat 35 tahun lagi,’’ katanya melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU), Ilham Rohim, kepada Jawa Pos Radar Jombang, (10/5).
Makin panjangnya estimasi waktu keberangkatan haji dikarenakan jumlah jemaah yang daftar setiap tahunnya bertambah banyak.
Apalagi, jumlah tersebut diakumulasikan dalam jumlah embarkasi Surabaya.
’’Estimasi itu disesuaikan embarkasi Surabaya, karena kita kan di embarkasi Surabaya,’’ terangnya.
Saat ini total jemaah yang masuk daftar tunggu di Embarkasi Surabaya sekitar 35.000 jemaah. Jumlah itu terus bergerak setiap tahun seiring bertambahnya jemaah yang daftar.
’’Setiap tahun terus bergerak karena yang daftar semakin banyak,’’ paparnya.
Estimasi waktu tunggu itu bisa saja berubah seiring adanya kebijakan penambahan kuota dari pemerintah Arab Saudi.
’’Jika ada penambahan kuota seperti tahun sebelumnya tentu akan berubah. Namun ini kebijakan antara pemerintah Indonesia dan Arab Saudi,’’ tandasnya.
Terkait biaya ibadah haji, ia juga belum bisa memastikan karena setiap tahun ada penyesuaian.
Tahun ini, nilai ongkos haji yang harus dilunasi jemaah senilai Rp Rp 60.955.751. Jemaah yang sudah setor awal Rp 25 juta harus menambah Rp 36 juta.
(ang/jif)
Editor : Anggi Fridianto