Radarjombang.id - Berkas serah terima aset trotoar Jl Presiden KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur belum tuntas.
Saat ini Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jombang masih melakukan identifikasi di lapangan.
”Ini masih dilakukan identifikasi teman-teman,” ujar Kepala Dinas Perkim Jombang, Agung Hariadi, Minggu (11/5).
Pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) Jombang.
”Kemarin masih menunggu hasil audit dari BPK. Setelah selesai kami lakukan identifikasi kembali,” katanya.
Selain Dinas Perkim Jombang, rencananya aset trotoar itu diserahkan ke dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Masing-masing, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang dan Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang. ”Trotoar Jl Gus Dur ini pemeliharaan hanya dilakukan dua OPD,” katanya.
Seperti DLH Jombang, rencananya akan memiliki kewenangan memelihara lampu taman, pohon dan tanaman perdu yang ada di sepanjang trotoar.
”Sedangkan Dishub Jombang akan melakukan pemeliharaan PJU saja,” tegasnya.
Kendati demikian, dirinya tak menampik akan melakukan koordinasi dengan OPD lain untuk melakukan pemeliharaan trotoar tersebut.
”Makanya masih kita lakukan identifikasi. Seperti trotoar Jl KH Wahid Hasyim, kami juga menggandeng Dinas PUPR Jombang untuk pemeliharaan jalur sepeda dan Disporapar Jombang juga ada.
Apakah hasil identifikasi memerlukan lagi atau tidak,” katanya.
Untuk kondisi saat ini, perbaikan masih menjadi kewenangan pihaknya. ”Jadi sekarang pemeliharaan masih menjadi tanggung jawab kami,” pungkasnya. (yan/fid)
Editor : Anggi Fridianto