Radarjombang.id - Sebanyak 752 calon jemaah haji (CJH) reguler asal Jombang akan berangkat ke Tanah Suci Makkah, hari ini (6/5).
Ratusan CJH tersebut terbagi dalam kelompok terbang (kloter) 18 dan 19. Nantinya para CJH akan dilepas Bupati Jombang dari Pendopo Kabupaten Jombang.
Kepala Kantor Kemenag Jombang Muhajir melalui Kasi Haji dan Umrah Kemenag Jombang Ilham Rohim membenarkan sebanyak 752 CJH yang tergabung dalam kloter 18 dan 19 akan berangkat ke Tanah Suci hari ini.
Waktu pemberangkatan juga dibedakan. ”Jemaah haji kloter 18 mulai masuk Pendopo Kabupaten Jombang pukul 09.00 WIB dan akan diberangkatkan pukul 10.00 WIB,” terangnya.
Setelahnya akan disusul CJH yang tergabung dalam kloter 19. ”Calon jemaah haji dari kloter 19 dijadwalkan masuk Pendopo Kabupaten Jombang pukul 11.20 dan akan diberangkatkan pukul 12.20 WIB,” imbuhnya.
Adapun calon jemaah haji asal Jombang yang tergabung dalam kloter 48 baru akan diberangkatkan pertengahan Mei mendatang.
”Sedangkan sisanya, kloter 48 direncanakan akan diberangkatkan pada tanggal 15 Mei 2025,’’ jelas dia.
Ilham menerangkan, sebelumnya para CJH dari kloter 18 dan 19 akan yang akan berangkat ke Tanah Suci sudah menyetorkan koper ke Kantor Kemenag Jombang, Minggu (4/5).
Setelah terkumpul semua di Kantor Kemenag Jombang, seluruh koper selanjutnya dikirim ke Asrama Haji Sukolilo, Surabaya menggunakan armada yang disiapkan Kemenag.
”Hari ini kita bawa ke ke Asrama Haji Surabaya,” terangnya. Untuk memudahkan pencarian koper, calon jemaah haji memberikan tanda unik di atas koper mereka, seperti gelas, tali, hingga boneka.
Hal itu, menurutnya tidak masalah selama tidak menggunakan benda-benda yang dilarang. Misalnya benda yang mudah meledak maupun benda tajam.
”Begitu juga soal berat koper maksimal 32 kilogram, untuk koper kabin atau tas tenteng maksimal 7 kilogram saat pemberangkatan,” jelasnya.
Ia menyebut, para CJH sebelumnya juga sudah diberikan sosialialisasi terkait barang-barang yang dilarang untuk dibawa dalam koper, seperti barang yang mudah terbakar, cairan dengan volume melebihi batas maksimal, senjata api, senjata tajam, dan power bank di atas 20.000 mAh. ”Jemaah perlu membawa barang-barang yang diperlukan untuk sehari-hari,” tuturnya.
Muhajir juga menambahkan, total jamaah haji di Kabupaten Jombang mencapai 1.038 orang. ”Kemarin, sudah ada 7 jamaah haji dari Kabupaten Jombang yang diberangkatkan lebih awal dari kloter 48, bergabung dengan kloter 3 dari Kota Kediri karena ada kuota kursi yang belum tercukupi,” pungkasnya. (ang/naz)
Editor : Anggi Fridianto