RadarJombang.id – Keberadaan Sub Terminal Pasar Ploso Jombang yang mati suri bakal dialihfungsikan.
Sebagian lahan Sub Terminal Ploso Jombang ini, akan difungsikan jadi pasar buah.
Saat ini masih dalam proses identifikasi batas lahan sebelum diterbitkan perbup (peraturan bupati) untuk pengalihan fungsi ini.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang Budi Winarno menjelaskan, aset yang tercatat di dishub itu ke depan bakal dipecah menjadi dua.
Sebab, sebagian bakal dialihkan atau tercatat menjadi aset Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang. Karena rencananya bakal difungsikan menjadi pasar.
”Jadi untuk Sub Terminal Ploso ada sebagian lahan yang akan digunakan untuk pasar,” kata Budi kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Saat ini BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) Jombang sudah mulai terjun ke lapangan.
”Bagian aset masih melakukan pemeriksaan batas-batasnya, lalu ke depannya akan ditetapkan dalam perbup,” imbuh dia.
Budi belum bisa menyebut secara rinci berapa luas lahan yang bakal dijadikan menjadi pasar.
”Lihat kebutuhan disdagrin dahulu, jadi belum bisa menyampaikan secara detil luasnya berapa. Karena, mereka (disdagrin) juga menghitung jumlah pedagang yang ada di Pasar Ploso bagian depan atau yang menempati aset PT KAI itu berapa, termasuk kios-kios akan tetap diakomodasi,” imbuh dia.
Rata-rata pedagang yang menempati area itu merupakan pedagang buah.
Selain menempati aset PT KAI, juga tak sedikit berjualan di pinggir jalan provinsi.
”Ini teman-teman disdagrin yang lebih tahu, tetapi pokok pembahasan kemarin di sana (sebagian Sub Terminal Ploso) akan jadi pasar buah,” kata Budi. (fid/naz/riz)
Editor : Achmad RW