Radarjombang.id - Pemkab Jombang bakal mengkaji pemanfaatan aset Simpang Tiga Mojongapit Kecamatan Jombang.
Saat ini masih proses penyusunan mastreplan, tak tanggung-tanggung pemkab menggelontorkan Rp 100 juta untuk kegiatan tersebut.
"Kami masih melakukan kajian terkait pemanfaatan di Simpang Tiga," ujar Bupati Jombang Warsubi saat dikonfirmasi.
Dirinya menambahkan, tentunya pemkab bakal mengoptimalkan pemanfaatan aset yang dimiliki.
"Nantinya digunakan seperti apa masih dilakukan pembahasan," tegas orang nomor satu di Jombang ini.
Sementara Kepala Bappeda Jombang Danang Praptoko menambahkan, saat ini masih dalam tahap penyusunan mastreplan.
"Kita masih berproses," tegas Danang.
Untuk pembahasan Simpang Tiga ini juga membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Semisal tahun ini menyusun mastreplan, tahun depan langkahnya apa, sehingga perlu dilakukan komunikasi lebih lanjut.
"Jadi nanti kami akan komunikasikan dengan pimpinan. Apakah nanti dimasukan kedalam RPJMD atau seperti apa?," terangnya.
Karena tidak semua kegiatan akan dimasukan pada RPJMD. "Nanti kita akan sampaikan ke pimpinan mana yang di masukan secara eksplisit dan tidak," ungkapnya.
Diakui Danang, saat ini penyusunan Mastreplan masih dalam tahap pengadaan dan penunjukan pihak ketiga.
"Jadi nanti kita dibantu pihak ketiga medesain Simpang Tiga ini seperti apa," terangnya. Dirinya menambahkan, keberadaan Simpang Tiga ini bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan PAD Jombang nantinya.
"Apakah nanti dimanfaatkan dengan kondisi yang ada, atau direnovasi atau bahkan nantinya dibongkar kita susun dalam mastreplan itu," pungkasnya. (yan/ang)
Editor : Anggi Fridianto