Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Pengakuan Nyeleneh Maling Sepeda Angin di Jombang, Ingin Jualan Tak Mau Keluar Modal

Achmad RW • Kamis, 17 April 2025 | 21:04 WIB
Penangkapan Priyono, alias Saleho, 34, maling spesialis sepeda angin di Jombang, Kamis (17/4).
Penangkapan Priyono, alias Saleho, 34, maling spesialis sepeda angin di Jombang, Kamis (17/4).

Radarjombang.id - Penangkapan Priyono, alias Saleho, 34, maling spesialis sepeda angin di Jombang mengungkap sejumlah fakta baru.

Saleho, yang juga warga Tunggorono, Jombang ini, ternyata sudah beberapa bulan terakhir menjadi maling sepeda angin.

Alasannya memilih berpindah profesi dari penjual sepeda angin ke mencuri, juga bikin geleng-geleng.

“Saya sudah mulai begini (mencuri sepeda,Red) itu sejak Desember 2024, areanya Jombang sana, ada Tembelang, Diwek juga,” ungkapnya kepada awak media di Mapolsek Tembelang (17/4).

Saleho menyebut, selama 4 bulan terakhir itu, ia menyebut sudah berhasil mencuri sebanyak lebih dari 35 sepeda angin di sejumlah lokasi.

Bahkan, mayoritas sepeda hasil curiannya itu juga telah laku terjual.

“Dari desember 2024 sudah dapat sekitar 35 sepeda, dijualnya juga ke bakul di wilayah kediri, dan ini sisanya,” lontarnya.

Ia juga menyebut, 12 sepeda angin yang berhasil disita polisi sebagai barangbukti kasus pencurian yang dilakukannya itu, adalah hasilnya beraksi selama dua pekan terakhir dan belum sempat terjual.

Pria dengan empat anak ini, juga ternyata seorang penjual sepeda bekas.

Ia juga mengaku, nekat berubah jadi maling sepeda lantaran faktor laba yang menggiurkan.

Menurutnya, dengan menjual sepeda hasil curian, ia akan dapat laba dan cuan lebih banyak ketimbang harus kulakan di tempat lain.

“Kalau sekarang musim begini kalau kulakan di toko di pegadaian mahal, jadi hasilnya sedikit,’ lontarnya.

Sepeda hasil curiannya itu, dijualnya dengan harga beragam, mulai Rp 100 ribu untuk sepeda anak-anak, 500 ribu untuk sepeda tanggung hingga besar bahkan hingga Rp 1 juta untuk sepeda gunung.

“Jadi dia memang mencuri itu untuk memenuhi kebutuhan ekonominya, karena anaknya kan 4 kalau dari pengakuannya,” terang Kapolsek Tembelang AKP Fadilah saat dikonfirmasi.

Selain mengamankan pelaku dan sepeda hasil cudiannya, Fadilah juga menyebut telah mengamankan seorang penadah yang jadi tempat pelaku menjual sepeda hasil curiannya itu.

“Satu penadah asal Kediri sudah ditangkap juga, statusnya juga tersangka,” pungkasnya.


Sebelumnya, pencuri spesialis sepeda angin yang beraksi di sejumlah wilayah di Jombang akhirnya dibekuk Unit Reskrim Polsek Tembelang Rabu (16/4) siang.


12 sepeda angin yang dicurinya dari 11 TKP Berbeda di Jombang juga berhasil diamankan. (riz/ang)

Editor : Anggi Fridianto
#spesialis #pencuri #alasan #Sepeda Angin #Jombang