Radarjombang.id - Kondisi sejumlah jalan di Kabupaten Jombang yang masih rusak menjadi atensi Pemkab Jombang.
Tahun ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang berencana memperbaiki 39 ruas jalan dengan total anggaran Rp 59,5 miliar.
’’Tahun ini proyek jalan atau infrastruktur tidak termasuk dalam anggaran yang kena penghematan, sehingga proyek ini akan berjalan,’’ kata Kepala Dinas PUPR Jombang, Bayu Pancoroadi, melalui Kepala Bidang Bina Marga, Agung Setiadji, kemarin.
Ada tiga jenis pekerjaan yang akan dilakukan. Rekonstruksi jalan, rehabilitasi jalan serta pemeliharaan berkala.
’’Rinciannya, ada 27 kegiatan rekonstruksi jalan, lima proyek rehabilitasi dan tujuh proyek pemeliharaan jalan,’’ terangnya.
Anggaran untuk 27 rekonstruksi jalan itu sebesar Rp 53.256.610.577.
Sementara untuk lima proyek rehabilitasi jalan, anggarannya Rp 3.030.282.018. Serta untuk tujuh proyek pemeliharaan rutin jalan anggarannya Rp 3.226.877.298.
’’Total seluruh anggaran yang akan dialokasikan mencapai Rp 59.513.769.893,’’ urainya.
Perbaikan ini juga telah menyesuaikan kondisi kerusakan jalan. Misalnya dalam pemeliharaan rutin, pekerjaannya memang terhitung paling ringan dan simpel.
’’Untuk pemeliharaan, kita biasanya melakukan perbaikan dengan pelapisan ulang jalan.
Misalnya, biasanya jalan hotmix, kita lapisi dengan hotmix baru dengan pelapisan satu lapis,’’ ungkapnya.
Sementara untuk rehabilitasi jalan, perbaikannya dilakukan dengan bentuk yang lebih besar. Untuk rehabilitasi, biasanya jalannya memang kondisinya lebih berat kerusakannya.
’’Kalau ada pelapisan, kami lakukan dua lapis hotmix. Satu lapis sebagai pengganti pondasi, satu lapis lagi untuk kemantapan,’’ bebernya.
Sementara proyek rekonstruksi jalan, merupakan proyek perbaikan jalan yang paling berat dan memakan anggaran cukup banyak.
Perbaikan jalan ini biasanya dilakukan dengan membangun ulang atau mengubah konstruksi jalan.
’’Misalnya yang semula jalan aspal, kondisinya sudah rusak berat, kita ubah konstruksinya jadi rabat beton,’’ paparnya.
Hingga Maret 2025, baru lima proyek perbaikan jalan yang telah dilaksanakan. Beberapa di antaranya bahkan telah rampung.
’’Yang sudah selesai Mojoduwur Mojowarno dan Blimbing-Gudo, untuk tiga lainnya masih on progres, sementara sisanya masih akan masuk tahap lelang,’’ ungkapnya. (riz/jif)
Editor : Anggi Fridianto