Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Kapan Proyek Lanjutan Pengentasan Kawasan Kumuh di Desa Jombang Dikerjakan? Ini Kata Dinas Perkim 

Azmy endiyana Zuhri • Sabtu, 12 April 2025 | 19:44 WIB
Komisi C DPRD Jombang melakukan sidak ke proyek pengentasan kawasan kumuh di Desa Jombang (13/3)
Komisi C DPRD Jombang melakukan sidak ke proyek pengentasan kawasan kumuh di Desa Jombang (13/3)

RadarJombang.id – Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jombang menargetkan tribulan ke dua proyek pengentasan kawasan kumuh di Desa/Kecamatan Jombang akan kembali dilanjutkan.

Anggaran yang sudah disiapkan tahun ini Rp 800 juta.

’’Rencana akan dilakukan pada tribulan 2 mulai April, Mei dan Juni,’’ kata Kepala Bidang Pengembangan Kawasan Permukiman Dinas Perkim Jombang, Rofiq As’ari, (9/4).

Anggaran Rp 800 juta itu nantinya untuk pembangunan pagar dari BRC, pujasera dan penerangan di sekitar lokasi.

’’Tidak melalui lelang, tapi nanti penunjukan langsung (PL),’’ katanya. Karena nanti anggaran tersebut dibagi untuk beberapa kegiatan yang anggarannya dibawah Rp 200 juta per kegiatan.

Meski tahun ini anggaran yang digelontorkan hingga ratusan juta, proyek tersebut belum tuntas 100 persen.

’’Masih ada beberapa kegiatan yang belum tercover, seperti rehab sekolah dasar dan lainnya,’’ terangnya.

Dia memprediksi, anggaran yang dibutuhkan untuk proyek tersebut kurang lebih Rp 17 miliar.

’’Sehingga pembangunan dilakukan secara bertahap,’’ ucapnya.

Sebelumnya, Komisi C DPRD Jombang melakukan inspeksi mendadak (sidak) proyek dana alokasi khusus (DAK) intergritas pengentasan kawasan kumuh di Desa/Kecamatan Jombang (13/3).

Wakil Ketua Komisi C DPRD Jombang, Samsul Huda, mengatakan, masyarakat melaporkan ke DPRD Jombang, adanya proyek yang ditengara belum difungsikan.

Padahal pembangunan sudah dilakukan pada 2023 senilai Rp 48 miliar. 

Kondisi di lapangan memang ada sejumlah fasilitas yang masih belum difungsikan.

Bahkan, di sekitar lokasi masih terdapat pagar dari seng untuk menutupi proyek.

Di lokasi tersebut ada sejumlah proyek seperti pembangunan ruang terbuka hijau (RTH).

Tempat pengolahan sampah reduce-reuse-recycle (TPS3R), dan pengelolaan air bersih.

’’Memang belum difungsikan, RTH juga belum selesai,’’ ungkapnya.

Dinas Perkim menyatakan, proyek itu memang belum tuntas karena memang berkelanjutan. Makanya tahun ini dianggarkan kembali Rp 800 juta. (yan/jif/riz)

Editor : Achmad RW
#Dinas Perkim #Proyek #Jombang #lanjutan #Pengentasan Kawasan Kumuh