RadarJombang.id – Rencana Pemkab Jombang mendirikan hunian sementara (huntara) korban longsor Dukuh Banturejo, Dusun Jumok, Desa Sambirejo Kecamatan Wonosalam Jombang terus dimatangkan.
Di antaranya, Dinas Sosial (Dinsos) Jombang siap membantu membelanjakan perabot rumah tangga atau isian huntara.
Kepala Dinsos Jombang Hari Purnomo menyampaikan, anggaran untuk isian huntara disiapkan melalui belanja tidak terduga (BTT) sebesar Rp 145 juta.
”Ya, untuk isian huntara memang dianggarkan lewat BTT,” ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Namun demikian, anggaran itu masih dalam persiapan pengadaan karena menunggu proses pembangunan huntara selesai.
”Kita tunggu huntaranya dibangun baru setelah itu kita belanjakan,” tambahnya.
Pihaknya belum bisa memastikan jumlah kebutuhan isian huntara untuk warga terdampak.
Karena sesuai SOP (standard operating procedure) kebutuhan menyesuaikan huntara. ”Belum kami tentukan untuk sekarang,” tambahnya.
Selain mengandalkan BTT, Hari mengaku telah berkoordinasi dengan Kemensos untuk pengajuan bahan kebutuhan isian huntara.
”Kami mencoba mohon bantuan Kemensos untuk isian Huntara juga. Semisal Kemensos memberi sinyal positif bantu isi juga, nanti baru kita tentukan, biar tidak double jenis barangnya dengan yang kemensos,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Jombang segera melakukan pengurukan atau perataan lahan untuk huntara korban longsor Dukuh Banturejo, Dusun Jumok, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam.
Mereka sudah mengantongi data hunian yang diserahkan pemerintah desa (pemdes). Pekan ini pengurukan lahan dijadwalkan sudah dimulai.
Pemkab sudah menerima surat berita acara hasil musdes (musyawarah desa) dan fix ada 19 huntara yang akan dibangun. Menyebar di tiga lokasi atau lahan yang berbeda.
Masing-masing, sebanyak 11 hunian dibangun di lahan milik Perhutani. Empat hunian di lahan kedua. Serta empat hunian di lahan ketiga.
Lahan kedua dan ketiga milik warga yang bersedia untuk dipakai pembangunan huntara. Pemkab juga sudah menunjuk penyedia atau pelaksana. (ang/fid/riz)
Editor : Achmad RW