RadarJombang.id - Pemkab Jombang tahun ini melanjutkan proyek gedung baru Kecamatan Diwek.
Anggaran yang disiapkan Rp 2,4 miliar bersumber anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2025.
Dalam proyek ini, pekerjaan pembangunan itu akan fokus pada lima item pekerjaan.
’’Pagar depan dan belakang. Gapura dan pos jaga. Musala. Urukan dan paving bagian belakang. Serta ACP (aluminimum composite panel) untuk kolom samping dan belakang. Karena tahun lalu (ACP) hanya di depan saja,’’ kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang, Bayu Pancoroadi melalui Kabid Tata Bangunan dan Bina Konstruksi, Edy Yulianto.
Saat ini, gedung baru sudah bisa difungsikan. Fasilitas sudah terpenuhi. Mulai dari listrik, air hingga wifi.
’’Tahun ini ada paket lanjutan, dan nanti akan ditender karena pagunya Rp 2,4 miliar,’’ imbuhnya.
Beberapa sarana penunjang yang belum tercukupi tahun lalu, bakal dipenuhi dalam paket tahun ini.
Sampai kemarin, proyek masih dalam tahap penyusunan dokumen perencanaan terkait harga perkiraan sendiri (HPS).
’’Sekarang konsultan masih survei HPS untuk dokumen pengadaannya,’’ ucap Edy.
Setelah rampung, bakal diajukan ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab Jombang untuk naik tender.
’’Segera diselesaikan, karena sudah ada time line (urutan waktu) dari konsultan perencana,’’ kata Edy.
Pemkab Jombang pada 2024 membangun gedung baru Kecamatan Diwek.
Ini masuk salah satu proyek strategis daerah (PSD) 2024. Proyek itu menyedot anggaran Rp 3,7 miliar bersumber APBD 2024 dikerjakan pelaksana CV Randumas Multi Konstruksi alamat Desa Badas, Kecamatan Sumobito, Jombang.
Di tengah jalan terdapat tambahan pekerjaan. Yakni pembangunan pagar samping dan pengurukan serta pavingisasi, sebesar Rp 300 juta. (fid/jif/riz)
Editor : Achmad RW