RadarJombang.id – Pelayanan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Ruko Simpang Tiga Mojongapit kembali ke gedung utama.
Pasalnya penataan sarana dan prasarana MPP ini yang dilakukan beberapa bulan lalu telah rampung.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jombang Wor Windari menjelaskan, untuk saat ini pelayanan tak lagi berada di tempat sementara blok A bagian belakang.
Melainkan, sudah menempati gedung utama atau di blok A bagian depan.
”Jadi penataan sarprasnya seperti meja, kursi tunggu dan sebagainya sudah selesai dua minggu lalu, sehingga semua pelayanan sudah kembali ke gedung utama,” kata Wor dikonfirmasi.
Di tempat pelayanan sementara sebelumnya, kini masih dibiarkan kosong. Meski semula direncanakan sebagai tempat parkir kendaraan, hingga kini belum diputuskan.
”Di belakang bekas pelayanan sekarang kosong, tetapi nanti akan difungsikan sebagai tempat helpdesk,” imbuh dia.
Dijelaskan, gedung MPP menyediakan 20 gerai pelayanan. Sampai saat ini sudah ada 17 pelayanan yang dibuka. Bekerja sama dengan instansi vertikal.
Meski demikian, menurut Wor, beberapa di antaranya belum menerjunkan petugas. Di antaranya kantor imigrasi.
”Untuk imigrasi masih belum, tapi alatnya sudah siap semua,” ujar Wor.
Begitu juga layanan lainnya, sudah dilakukan survei ke lokasi.
”Seperti dari kepolisian sudah survei dan koordinasi mematangkan pelayanan di sana,” kata Wor.
Seperti diketahui, MPP Jombang sejak Agustus menempati Ruko Simpang Tiga Mojongapit. Tak lagi nebeng kantor DPMPTSP Jombang.
Pemkab mengalokasikan anggaran dua kegiatan di gedung itu. Masing-masing pengadaan sarpras Rp 1,3 miliar. Di antaranya untuk pembelian sedikitnya 12 item.
Sementara pekerjaan fisik bersumber P-APBD 2024 sebear Rp 1,4 miliar. Waktu pelaksanaan selama 60 hari kalender dimulai 8 Oktober-6 Desember.
Pelaksana CV Sumber Rejeki dengan pengawas CV Bola Mandiri. (fid/ang/riz)
Editor : Achmad RW