Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Dipenuhi Lubang Jalan Menganga, Jalan Raya Mojoagung Jombang Jadi Momok Menakutkan Buat Pengendara

Ainul Hafidz • Selasa, 24 Desember 2024 | 14:06 WIB

ANCAM PENGENDARA: Lubang menganga di jalan raya Mojoagung yang belum dilakukan perbaikan.
ANCAM PENGENDARA: Lubang menganga di jalan raya Mojoagung yang belum dilakukan perbaikan.
Radarjombang.id - Bersamaan momentum libur Natal dan tahun baru, kondisi Jl Raya Mojoagung dikeluhkan pengguna jalan.

Pasalnya, di sejumlah titiknya banyak permukaan jalan berlubang dan bergelombang.

Pantauan di lokasi, Senin (23/12) dari arah Mojoagung ke Kabupaten Mojokerto, banyak permukaan aspal dipenuhi lubang jalan. di sejumlah titiknya, permukaan jalan juga bergelombang.

Salah satunya di lantai jembatan Desa Dukuhdimoro, Kecamatan Mojoagung. Lubang memanjang di tengah jembatan.

Saking parahnya lubang memanjang hampir tiga meter.

Kondisi serupa juga terpantau dari arah Kabupaten Mojokerto ke Jombang. Permukaan aspal jalan tak seluruhnya mulus.

Baca Juga: Warga Kesamben Keluhkan Jalan Berlubang

Di Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung terdapat lubang jalan menganga dalam. ”Sudah satu bulan lebih rusaknya,” kata Salamun salah seorang sukarelawan pengatur lalu lintas.

Meski sudah lama, selama ini minim perbaikan. Hingga kerusakan semakin parah. ”Saya tambal sendiri pakai rumput, kasihan yang kejeglong di situ,” imbuh dia.

Diakui, kerusakan itu sering memicu kecelakaan. Terutama pengendara roda dua, beberapa di antaranya terjatuh.

”Apalagi pas hujan, jalannya licin yang rusak jadi genangan air,” ujar Salamun.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi mengakui, sepanjang jalan Mojoagung sudah turun kelas.

Setelah pemerintah pusat menyerahkan aset itu ke pemkab. ”Jadi secara aset memang sudah ikut pemerintah daerah, tapi untuk pemeliharaan kami butuh waktu,” kata Bayu.

Pihaknya sementara ini belum bisa melakukan penanganan. Sebab, kendaraan besar masih banyak melintas.

Meski statusnya sudah menjadi jalan kabupaten. Karena itu, penanganan masih menjadi kewenangan pusat.

”Selama kendaraan besar masih lewat sana dan belum ring road Mojoagung, kami minta pertolongan BBPJN (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional),” tutur Bayu.

Begitu juga dengan kerusakan lantai jembatan, menurut Bayu, pihaknya segera melakukan koordinasi dengan pusat.

”Coba kita upayakan ke teman-teman balai, karena sekarang posisinya akhir tahun,” kata Bayu.

Beberapa petugas dari Dinas PUPR Jombang terpantau melakukan penutupan lubang. Di antaranya di Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung. (fid/naz)

Editor : Achmad RW
#Desa Kita #jalan raya #Mojoagung #Jombang