RadarJombang.id - Peringatan hari jadi ke-114 Pemerintah Kabupaten Jombang membawa spirit baru untuk peningkatan kinerja.
Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang menunjukkan spirit itu dalam menyukseskan Jombang Fest 2024.
Berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan konsumsi ikan pada masyarakat dan juga meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Jombang dihadirkan selama rangkaian Jombang Fest.
”Kami ikut berpartisipasi untuk menyemarakkan kegiatan Jombang Fest 2024, salah satunya adalah ketika opening Jombang Fest, kita juga gelar Gemarikan,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang Nurkamalia.
Jombang memiliki potensi budi daya ikan yang cukup besar untuk terus dikembangkan.
Berbagai jenis ikan air tawar antara lain ikan lele, patin, bawal, gurami, nila, dan tombro banyak dibudidayakan.
Untuk kelompok pengolah dan pemasar produk perikanan (Poklasar) di Kabupaten Jombang masih relatif kurang yaitu sebanyak 13 kelompok.
Untuk meningkatkan itu, Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang mendorong masyarakat terus berkreasi, berinovasi dalam mengolah hasil perikanan.
”Dalam rangka pengembangan poklasar dan kelompok olahan pangan maka dalam event Jombang Fest khususnya pada kegiatan Gelar Potensi dan Investasi Jombang, poklasar dan kelompok olahan pangan diikutkan dalam even tersebut,” jelas Nurkamalia.
Masih dalam rangkaian perayaan hari jadi ke-114 Pemkab Jombang, dinas ketahanan pangan dan perikanan juga mendukung kegiatan Jombang Playon, melalui kegiatan penyediaan Gokil (Sego Kikil) sebanyak 2.000 porsi.
Sebagian bahan pokoknya menggunakan bahan pangan lokal seperti nasi jagung.
”Tentunya kegiatan ini mempromosikan makanan khas Jombang untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Bersamaan dengan peringatan Hari Pangan Sedunia yang dilaksanakan di JX Internasional Convention Exebition Surabaya pada 16 Oktober 2024, Kabupaten Jombang sukses meraih juara harapan 1 Lomba Cipta Menu Tingkat Provinsi Jawa Timur. Itu sebagai kado untuk hari jadi Pemkab Jombang yang ke-114.
Pada momen Gemar Makan Ikan (Gemarikan) Berantas Stunting dengan sasaran kegiatan anak balita stunting beserta ibu dan santri pondok pesantren beserta pengasuhnya.
Sebanyak 1.191 peserta, yang didampingi kader PKK, kader posyandu dan pengasuh pondok pesantren, juga diadakan demo masak ikan yang dipandu oleh master chef tingkat nasional Cornelius Kevin.
Menu yang disajikan berupa krispi lele saos telur asin dan nugget ikan aneka rasa. Peserta mengikuti praktek, baik ibu balita maupun santri pondok pesantren.
”Tujuan kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan konsumsi ikan di Kabupaten Jombang dengan diversifikasi olahan ikan sehingga dapat meningkatkan nilai tambah produk perikanan dan mendorong tumbuhnya peningkatan ekonomi masyarakat,” imbuhnya.
Acara tersebut juga dihadiri Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo, didampingi istri Irnie Victorynie Teguh Narutomo, yang juga sebagai Pj Ketua Tim Penggerak PKK dan ketua Forikan Kabupaten Jombang, Plt Sekretaris BPSDM Kemendagri M Weli Septiya Putra.
Hadir pula Sekdakab Jombang Agus Purnomo didampingi istri Ketua Dharma Wanita Kabupaten Jombang Lilik Zulailiyah Agus Purnomo, asisten, staf ahli, kepala OPD yang tergabung dalam TPPS (Tim percepatan penurunan stunting) di Kabupaten Jombang.
Kegiatan tersebut didukung penyuluh perikanan, persatuan ahli gizi dan penyuluh KB.
Memasuki usia ke-114 tahun Pemkab Jombang, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang berkomitmen untuk mengembangkan produk pangan lokal dan produk hasil perikanan dalam mewujudkan Kabupaten Jombang mandiri pangan menuju kedaulatan pangan, dan swasembada pangan.
”Hal ini tentunya membutuhkan dukungan dari para petani, pembudi daya ikan ikan, serta stakeholder terkait,” pungkasnya. (wen/naz/riz)
Editor : Achmad RW