RadarJombang.id - DPRD maupun Pemkab Jombang kini tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2025.
Untuk penyusunan Raperda APBD Jombang 2025 itu, Rabu (16/10) badan anggaran (Banggar) DPRD menggelar pertemuan dengan tim anggaran (timnggar).
Dalamr apat itu, diketahui postur APBD Jombang 2025 diperkirakan mencapai Rp 2,8 triliun.
DPRD bakal memelototi draf raperda, terlebih pembahasannya dilakukan di masa transisi.
”Alhamdulillah tahapan-tahapan sudah kita lakukan,” ujar Sekdakab Jombang Agus Purnomo saat dikonfirmasi, Rabu (16/10) kemarin.
Dikatakannya, draf Raperda APBD 2025 sudah diserahkan ke DPRD Jombang per Sabtu (12/10).
”Per tanggal 12 kemarin kami sudah serahkan draf R-APBD-nya. Tadi rapat menyepakati tanggal 21 Oktober mendatang sudah paripurna nota penjelasan Bupati Jombang,” bebernya.
Dirinya menargetkan, pembahasan ini akan selesai pada 29 November mendatang.
”Akhir bulan depan R-APBD 2025 bisa disahkan menjadi perda,” katanya.
Saat disinggung estimasi besaran APBD 2025, Agus mengungkapkan tidak jauh berbeda dengan APBD tahun 2024.
”Tidak jauh berbeda dengan tahun kemarin sekitar Rp 2,8 triliun,” pungkasnya.
Baca Juga: APBD Jombang 2024 Defisit, Pemkab Lakukan Ini untuk Tutupi Kekurangan
Sementara Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji membenarkan draf R-APBD 2025 sudah diserahkan ke DPRD.
”Nanti segera dilakukan paripurna nota penjelasan bupati,” terangnya.
Tidak berhenti di situ, DPRD Jombang ingin membahas secara detail program-program yang ada di R-APBD 2025 itu dengan melakukan komisioning.
”Terlebih lagi di DPRD Jombang ini ada 21 anggota DPRD yang baru,” ungkapnya.
Komisioning ini juga nantinya, memberikan kesempatan para anggota DPRD memahami postur anggaran program-program tersebut.
”Jadi ini harus ngebut. Jangan sampai nanti ada pertanyaan saya tidak tahu ada program ini,” tegasnya.
Terlebih lagi ini masih masa transisi baik dari eksekutif maupun legislatif.
”Pak Pj bupati juga masih baru menjabat, jadi ini sama-sama masa transisi. Sehingga komisioning ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,” ungkapnya.
Rencana komisioning itu nantinya akan dilakukan mulai Minggu depan.
”Komisioning akan dilakukan hingga nantinya akan disahkan R-APBD 2025 menjadi perda,” pungkas Hadi.(yan/naz/riz)
Editor : Achmad RW