Radarjombang.id - Kondisi sungai di Desa Badas, Kecamatan Sumobito dikeluhkan warga sekitar.
Selain airnya menghitam dan keruh, juga mengeluarkan bau menyengat.
Warga menduga air saluran tercemar limbah.
Pantauan di lokasi Selasa (26/8) siang, terlihat kondisi air saluran menghitam dan mengeluarkan bau menyengat.
Kondisi itu sudah berlangsung lama. ”Tiap musim kemarau pasti begitu,” kata Kusnan.
Disinyalir air saluran itu tercemar limbah. ”Sudah tidak ada airnya, limbah saja itu,” ujar dia.
Kasun Kuwadungan Abdul Muntholip mengatakan, air dari saluran itu sudah tak lagi bisa dimanfaatkan, terutama bagi petani.
”Waktu kemarau seperti ini nggak ada yang mau pakai air itu,” kata Muntholip.
Sehingga, salah satu pintu dam yang mengarah ke irigasi pertanian kini ditutup.
”Kena airnya saja gatal, apalagi dipakai mengairi sawah,” imbuh dia.
Pemkab sudah melakukan pengambilan sampel air.
”Barusan (kemarin) ke sini, kelihatannya ngambil (sampel) airnya,” kata Muntholip.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang Miftahul Ulum melalui Kabid Pengendalian Pengawasan dan Penegakan Hukum Lingkungan Yuli Inayati mengakui, pihaknya melakukan identifikasi usai menerima keluhan dari masyarakat.
”Jadi hari ini (kemarin) kita susur sungai dan pengambilan sampel air,” kata Yuli.
Dikatakan, pengambilan sampel air dilakukan di empat titik mulai dari hulu hingga hilir.
”Hasilnya belum keluar, karena akan dianalisa di laboratorium teman-teman dahulu,” ujar Yuli. (fid/naz)
Editor : Achmad RW