RadarJombang.id – Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo bergerak cepat turun ke bawah.
Minggu (28/7), Pj bupati Jombang blusukan ke Desa Jiporapah, Kecamatan Plandaan, yang merupakan salah satu desa terpencil di Jombang.
Pj Bupati Jombang, melacak dan memantau kondisi penanganan gizi dan stunting di desa terpencil itu.
Menurut Pj bupati Jombang, salah satu faktor kasus stunting dipicu kondisi akses infrastruktur.
Kedatangan Mas Pj Bupati, sapaan akrab Pj Bupati Teguh Narutomo, disambut antusiasme warga.
Pj bupati juga melakukan dialog langsung dengan warga mengenai permasalahan yang ada dan mengurai persoalan guna merealisasikan program pembangunan.
”Ada beberapa hal, selain tentunya kita harus saling berinteraksi, karena dari sisi penugasan secara nasional ada hal-hal yang kita amanahkan juga untuk ditindaklanjuti di lingkungan sampai ke desa," ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan itu menjadi bagian yang kita harus sama-sama disikapi untuk kita laksanakan penuh tanggung jawab.
Contohnya dengan penanganan stunting dengan segala kondisional yang ada.
"Kalau ada keterbatasan kita ingin tahu, sehingga solusi dan treatment yang akan dilaksanakan sesuai dengan keadaan dan situasi yang ada,” ujar dia.
Pj Bupati Narutomo menilai, salah satu indikator yang menyebabkan di balik stunting dan kemiskinan ekstrem adalah masalah akses.
Hal tersebut yang melatarbelakangi pihaknya berkunjung ke Desa Jiporapah, yakni mengecek sendiri akses di desa ini.
Pj Bupati tak sendiri. Ia didampingi Sekdakab Agus Purnomo, sejumlah kepala OPD terkait, pemdes setempat.
Di sana, ia menyimak curhatan masyarakat atas berbagai aspek persoalan, mulai dari kondisi geografis, infrastruktur, pendidikan, pertanian, pembangunan yang telah berjalan, juga tantangan yang dihadapi dalam menuntaskan program prioritas pemerintah.
Menurutnya, Pemkab Jombang harus segera memetakan persoalan juga mencari solusi, inovasi, membuat terobosan baru.
Hal itu untuk mengatasi persoalan yang ada sebagaimana peraturan perundang-undangan yang ada.
"Sehingga, apa yang menjadi program prioritas dapat dilaksanakan dengan baik,” papar dia.
Untuk itu, Pj Bupati Teguh meminta pemerintah desa, BPD berbagi peran untuk mengidentifikasi permasalahan.
Juga memastikan datanya sesuai dengan kondisi fakta yang ada, tanpa ada potongan potongan ataupun ada yang dikurangi dan tidak dilebih-lebihkan.
”Sampaikan persoalannya sesuai dengan kondisi keadaan yang riil, biar semuanya klir," ungkapnya.
"Selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh OPD terkait lingkup Pemkab Jombang guna menyusun skala prioritas dan melakukan percepatan,” pungkasnya.
Dalam kegiatan itu, pihaknya juga meninjau akses jalan menuju Dusun Jiporapah, Kedungdendeng, dan Rapahombo.
Tidak hanya itu, Pj Bupati Teguh juga telah meninjau Sub Terminal Ploso, Pusat Oleh-oleh Jombang di Kecamatan Tembelang, dan Taman Tirta Wisata Jombang. (ang/naz/riz)
Editor : Achmad RW