RadarJombang.id – Proyek pembangunan gedung Kecamatan Diwek Jombang mulai dikebut Dinas PUPR.
Dinas PUPR Jombang berharap rekanan bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai target.
Dinas PUPR Jombang, juga pun akan melakukan monitoring secara intens sehingga hasil pekerjaan sesuai yang diharapkan.
Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi mengatakan, proyek pembangunan gedung Kecamatan Diwek di Jl Raya Ceweng-Jatipelem itu sudah berjalan sekitar sepekan.
Dari laporan yang ia terima, progresnya positif.
”Jadi sudah sejak satu minggu lalu pengerjaan dimulai, berkontraknya dengan penyedia atau pelaksana 9 Juli,” kata Bayu kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Sesuai kontrak kerja, masa pengerjaan proyek berlangsung selama 150 hari.
Sesuai perencanaan, ada beberapa beberapa item pekerjaan, di antaranya pembangunan pendopo kecamatan, pagar, hingga ruang kantor dan pelayanan.
”Targetnya awal Desember pekerjaan tuntas. Sekarang sudah mulai pengecoran fondasi karena galiannya sudah siap,” imbuh dia.
Lokasi gedung kantor Kecamatan Diwek yang baru cukup strategis.
Akses jalan ke lokasi juga baik. Selain itu, lahan yang digunakan juga cukup luas mencapai sekitar 6.000 meter persegi.
Selain bangunan utama, nantinya juga ada pembangunan pagar di sisi kanan dan kiri gedung.
”Untuk bangunannya satu lantai, karena lahannya cukup luas,” tutur Bayu.
Model bangunan, lanjut dia, sesuai dengan aturan yang ada mengikuti SK bupati nomor 188.4.45/375/415.10.1.3/2021 terkait tipologi arsitektur kantor camat di Jombang yang sudah dikeluarkan 2021 lalu.
”Jadi mengacu atau sesuai fasad yang sudah dikeluarkan bappeda, seperti model pendopo, kantor, dan gapura sampai pagarnya sudah ada prototipe,” tutur Bayu.
Bayu menyebut, pembangunan kantor Kecamatan Diwek direncanakan bertahap.
”Secara fungsi, tahun ini bangunan utama sudah klir, tinggal sarana penunjang saja,” ujar dia.
Di antaranya, saluran buang dan saluran kawasan, hingga gapura pagar depan tak termasuk dalam item pekerjaan tahun ini.
Namun demikian, pihaknya sudah mengusulkan, sarana penunjang dikerjakan tahun berikutnya.
”Insya Allah tahun depan, karena sudah kami usulkan. Tinggal bagaimana persetujuan tim anggaran,” kata Bayu. (fid/naz/riz)
.
Editor : Achmad RW