RadarJombang.id - Pelantikan Pj Bupati Jombang pengganti Sugiat yang mengundurkan diri karena maju dalam Pilbup Jombang 2024 dijadwalkan, Selasa (23/7) besok.
Kendati demikian, sejumlah pejabat pemkab Jombang diminta mengikuti gladi bersih sebagai jajaran kehormatan dalam pelantikan yang akan dilaksanakan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya hari ini (22/7).
Sekdakab Jombang Agus Purnomo mengatakan, pihaknya melalui Bagian Prokopim Setdakab Jombang dipanggil ke Pemprov Jatim untuk koordinasi terkait pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan serah terima jabatan Pj bupati.
”Ya, kemarin teman-teman bagian hukum dan prokopim dipanggil ke pemprov, koordinasi terkait pelantikan Pj bupati,” ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Dijelaskan, dari hasil koordinasi itu diketahui pelantikan akan dijadwalkan Selasa (22/7) besok.
Sedangkan, hari ini dijadwalkan gladi bersih. ”Ada juga gladi bersih di Gedung Negara Grahadi jam 15.00,” papar dia.
Meski demikian, mantan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Jombang ini tetap menunggu undangan resmi dari Pemprov Jatim.
Pasalnya, hingga Minggu (21/7), pihaknya belum menerima undangan.
”Kalau secara nonformal penyampaiannya kita diminta siap-siap untuk mengikuti pelantikan pada Selasa. Tapi kita juga masih menunggu undangan resmi,” papar dia.
Agus mengatakan, dirinya belum tahu siapa sosok pengganti Pj Bupati Jombang Sugiat.
Menurutnya, itu sepenuhnya wewenang Mendagri. Hanya saja, dirinya tak memampik jika dalam beberapa hari terakhir beredar nama Pj Bupati Jombang yang baru di media sosial.
Baca Juga: Tak Usulkan Nama Pengganti Pj Bupati Jombang ke Kemendagri, DPRD: ASN Jombang Tak Ada yang Siap
Dari informasi yang beredar, pejabat yang akan memimpin Jombang menggantikan Pj Bupati Jombang Sugiat adalah Inspektur Khusus Inspektorat Jendral Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Teguh Narutomo.
”Ya, itu sudah beredar luas. Tapi saya belum bisa memastikan karena belum menerima SK,” jelas dia.
Meski demikian, ia menyebut Pj bupati Jombang yang baru nantinya akan menjabat hingga pelantikan bupati/wakil bupati definitif 2025.
”Kalau sesuai informasi yang kami terima dan jika tidak ada gugatan PHPU, maka pelantikan dilakukan Januari 2025. Tapi kalau ada mungkin bisa lebih,” jelas dia. (ang/naz/riz)
Editor : Achmad RW