Radarjombang.id - Pemkab Jombang mengusulkan kembali pemasangan penerangan jalan umum (PJU) ruas Ploso-Gedeg ke Pemrov Jatim.
Masih ada sepanjang lima kilometer jalan belum dilengkapi penerangan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang, Budi Winarno, melalui Kabid Lalu Lintas, Johan Kartika, mengatakan, sepanjang ruas itu belum dilengkapi penerangan.
’’Sudah terealisasi satu kilometer, sehingga hampir lima kilometer yang belum ada PJU,’’ kata Johan, kemarin.
Tahun lalu sudah dilakukan pemasangan sepanjang satu kilometer. Kekurangannya sudah diusulkan pemkab lewat Musrenbang Provinsi Jatim.
’’Tahun ini dipastikan tidak ada, tapi tetap kami usulkan lewat musrenbang provinsi,’’ imbuhnya.
Meski sudah diusulkan, tak semua bisa direalisasikan tahun ini.
’’Karena berkaitan anggaan, sehingga ada prioritas tertentu tahun ini tidak dilanjutkan,’’ ujarnya.
Sepanjang lima kilometer itu membutuhan hingga puluhan titik penerangan.
Sedikitnya 80 titik. ’’Tapi terkadang tidak sepanjang jalan, biasanya terpotong beberapa segmen. Seperti di perkotaan atau di kawasan Tapen itu kan sudah ada,’’ ungkapnya.
Sebelumnya, usulan pemkab terkait permintaan pemasangan penerangan jalan umum (PJU) di jalan provinsi ruas Ploso-Gedeg membuahkan hasil.
Tahun lalu atau pada 2023 ada tambahan 20 titik lampu PJU di Jalur provinsi Ploso-Gedeg.
Meski begitu, hampir sepanjang lima kilometer ruas jalan itu belum terpasang lampu PJU. (fid/jif/ang)
Editor : Achmad RW