RadarJombang.id - Langkah Warsubi untuk maju dalam kontestasi Pilbup Jombang 2024 semakin mulus.
Setelah sebelumnya mengantongi surat tugas dari DPP PKB, Kamis (11/7) Warsubi kembali mendapatkan surat tugas dari DPP Partai Gerindra.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Jombang, surat tugas Warsubi diserahkan secara langsung Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani, Kamis (11/7) di Jakarta.
Warsubi tampak didampingi Ketua DPC Partai Gerindra Jombang Octadella Bilytha.
Dalam surat tugas yang ditandatangani Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto tersebut menerangkan beberapa poin.
Pertama, menugaskan Warsubi sebagai bakal calon Bupati Jombang.
Kedua, bakal calon yang menerima surat tugas diminta segera berkoordinasi dengan pengurus DPD, DPC, PAC, dan pimpinan ranting untuk menyusun dan melaksanakan pemenangan kerja di wilayah penugasan.
Selain itu, bakal calon juga diminta melaksanakan kerja terukur untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas bakal calon.
Bakal calon diminta melengkapi partai koalisi untuk memenuhi persyaratan minimal 20 persen kursi DPRD.
Bakal calon melengkapi pasangan bakal calon untuk menunjang pemenangan.
”Jika kelengkapan partai koalisi dan pasangan bakal calon tidak dapat dipenuhi hingga batas waktu yang ditentukan, maka DPP Partai Gerindra akan mengevaluasi penugasan ini,” bunyi poin 6 surat tugas tersebut.
Baca Juga: Warsubi Segera Mundur dari Kursi Kades Mojokrapak Demi Pilbup Jombang 2024
Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris DPC Partai Gerindra Jombang Zaky Mubarok membenarkan perihal penyerahan surat tugas DPP Partai Gerindra kepada Warsubi. ”Ya betul,” ujar dia.
Dengan begitu, Warsubi punya dua surat tugas, yakni dari DPP PKB dan DPP Gerindra.
Ditemui sebelumnya, Warsubi mengaku sampai sekarang terus melakukan komunikasi dengan beberapa partai politik. Hanya saja, diakui rekom belum turun.
”Komunikasi terus kita lakukan, seperti kemarin kita dipanggil ke Jakarta oleh pak Sekjen Ahmad Muzani. Kemudian dua hari lalu kita sudah komunikasi dengan PKB dalam hal ini dengan Ketua DPW PKB Jawa Timur Gus Halim,” jelas dia.
Ia optimistis, rekom partai politik akan turun dalam waktu dua minggu sebelum pendaftaran.
”Insya Allah nanti turun kalau tidak 1–2 minggu, saat ini terus kita intensifkan komunikasi dengan partai politik,” pungkasnya. (ang/naz/riz)
Editor : Achmad RW