RadarJombang.id – Mundjidah Wahab menegaskan siap maju kembali di kontestasi Pilbup Jombang 2024
Bu Mun, sapaan akrabnya, mengaku sudah mendapat dukungan dari dua partai politik, yakni PPP dan Partai Demokrat.
”Insya Allah ikut lagi (maju di Pilbup Jombang 2024,” kata Mundjidah saat acara Bimtek PPP Jatim, Sabtu (29/6).
Bupati Jombang periode 2018-2023 mengaku saat ini telah mendapat lampu hijau untuk maju sebagai calon bupati melalui partainya sendiri, yakni PPP.
Selain PPP, Mundjidah juga telah menerima surat tugas dari DPP Partai Demokrat.
Dengan begitu, peluang tiket Mundjidah sudah diyakini sudah di depan mata.
Pasalnya, pada Pileg 2024 di Jombang, Partai Demokrat berhasil mendapatkan sebanyak 6 kursi, sementara PPP berhasil mendapatkan sebanyak 4 kursi.
”Hari ini saya sudah dapat surat tugas dari Demokrat. Itu sudah cukup 10 kursi sama PPP. Masih ada selain Demokrat, akan ada partai-partai lain yang merapat ke kita,” jelasnya.
Selain itu, Mundjidah menyatakan dalam hasil survei yang dilakukan beberapa lembaga, namanya masih dikehendaki masyarakat untuk memimpin Jombang di periode keduanya.
”Di Jombang kalau memang suara-suara dan hasil survei, alhamdulillah saya yang masih dikehendaki masyarakat. Insya Allah ikut lagi,” bebernya.
Saat ditanya terkait sosok pendampinya, Ketua DPW PPP Jatim masih enggan membeberkan lebih jauh. ”Ya nantilah tunggu tanggal mainnya,” tandasnya.
Baca Juga: Demokrat Ungkap Peluang Besar Rekom Mundjidah Wahab di Pilbup Jombang 2024
Sementara itu, Ketua DPC Demokrat Jombang Syarif Hidayatullah membenarkan perihal surat tugas yang diberikan DPP Demokrat kepada Mundjidah Wahab.
”Sampai sekarang, dari nama-nama yang ikut penjaringan hanya bu Mun yang sudah dapat surat tugas,” bebernya, Minggu (30/1).
Dengan jumlah kursi yang ada, Gus Sentoto menyebut kursi Partai Demokrat dan PPP jika digabung sudah bisa mengusung paslon sendiri.
Gus Sentot tetap optimistis dengan tantangan itu.
Bahkan menurutnya, jika dalam Pilbup nanti muncul tiga paslon, misal PDIP mengusung paslon sendiri, pun juga dengan PKB mengusung paslon sendiri, Gus Sentot justru menilai pilbup akan semakin dinamis.
”Kalau memang itu menjadi keputusan DPP, tentu kami siap, dan optimistis memenangkan,” bebernya.
Gus Sentot, sapaan akrabnya, mengaku tidak ragu dengan figur Mundjidah Wahab.
Selain merupakan petahana, dari hasil beberapa survei nama bu Mun diyakini masih paling tertinggi.
”Dari hasil survei, elektabilitas bu Mun masih tertinggi, itu tidak bisa dipungkiri,” bebernya.
Selain itu, bu Mun juga dikenal memiliki basis pemilih yang besar serta memiliki loyalitas yang tinggi.
Apalagi misal itu terjadi linier dengan pilgub.
”Tapi, jika nantinya DPP ternyata memberikan rekom kepada nama lainnya, misal pak Warsubi atau mas Sumrambah, kami tentu akan taat dan siap totalitas memenangkan,” tandasnya. (fid/naz/riz)
Editor : Achmad RW