RadarJombang.id – Usai vakum karena terdampak pandemi Covid-19, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang kembali menggelar Jombang Eco Creative (JEC).
Kegiatan itu, dibuka Pj Bupati Sugiat di ruang terbuka hijau (RTH) Kebonratu, di Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan, Jombang Jumat (28/6).
Sugiat didampingi Pj Ketua Tim Penggerak PKK Jombang, Yayuk Sugiat, Kepala DLH Jombang Miftahul Ulum, beserta jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Jombang.
JEC dihelat selama dua hari (28-29/6). Ada pameran produk ramah lingkungan, lomba fotografi, hingga cerdas cermat lingkungan, serta fashion show baju daur ulang.
Juga pameran produk ramah lingkungan yang diikuti 32 peserta. Mulai dari pewakilan desa, sekolah dan pegiat lingkungan.
Kepala DLH Jombang, Miftahul Ulum, mengatakan, JEC merupakan agenda rutin pemkab tiap tahun.
Dihelat sejak 2015 lalu dan mandek ketika pandemi Covid-19. ’’Alhamdulillah tahun ini bisa dilaksanakan lagi,’’ ucapnya.
Tahun ini merupakan tahun kelima penyelenggaraan JEC. Termasuk rangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 5 Juni.
Kegiatan ini disebutnya menjadi wujud komitmen bersama pemkab dan seluruh lapisan masyarakat dalam mengelola lingkungan hidup.
"Serta menjadi wadah menyalurkan potensi masyarakat kreatif dan peduli lingkungan,’’ imbuhnya.
Yang membuat kegiatan ini berbeda, menurut Ulum, ada pemenang duta lingkungan.
Penghargaan diserahkan secara langsung Pj Bupati Sugiat ke pemenang.
’’Alhamdulillah tahun ini kita adakan lomba duta lingkungan, prosesnya sudah sejak dua bulan lalu,’’ terangnya.
Sebelum ditetapkan 10 besar, peserta ambil bagian pada setiap kegiatan yang dihelat pihaknya.
’’Kita karantina dan kita didik serta diajak ke TPA Banjardowo. Sekarang mereka sudah terpilih,’’ tuturnya.
Diharapkan, duta lingkungan tak berhenti di event ini. Sebab, mereka menjadi agen pihaknya untuk menyosialisasikan persoalan lingkungan hidup di masyarakat.
’’Harapan kami tidak putus di sini. Tetapi kami ajak untuk mendampingi dalam setiap kegiatan permasalahan lingkungan,’’ ujarnya.
Duta lingkungan merupakan kali pertama selama lima kali JEC. ’’Pemenangnya dari berbagai unsur.
Ada siswa SMP dan SMA. Mereka sebagai agen perubahan kami, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat,’’ kata Ulum.
Dalam JEC kali ini pihaknya juga memberikan berbagai penghargaan.
Di antaranya, bagi 10 sekolah Adiwiyata tingkat kabupaten.
Penyerahan CSR dari salah satu perusahaan ke pemkab.
Serta penandatanganan kerjasama konservasi lahan dengan Perum Perhutani Jombang. (fid/jif/riz)
Editor : Achmad RW