RadarJombang.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang menerjunkan tim untuk membersihkan sekunder Gude Ploso di Kecamatan Tembelang, Jombang.
Hal itu dilakukan menyusul saluran tersebut berwarna hitam pekat dan banyak sampah.
Selain itu, saluran tersebut juga menimbulkan bau yang tak sedap.
Kepala DLH Jombang Miftahul Ulum mengatakan, pihaknya sudah melakukan pembersihan di saluran tersebut.
”Tadi pagi (kemarin, Red) tim kami sudah melakukan pembersihan ke saluran itu,” ujarnya saat dikonfirmasi kemarin.
Dirinya mengungkapkan, saluran tersebut memang terdampak banyak sampah.
Hanya saja yang mendominasi merupakan sampah daun dari pepohonan sekitar sungai.
”Kebanyakan memang sampah daun. Ada juga sampah rumah tangga tapi tidak seberapa,” ungkapnya.
Sedangkan terkait dengan sungai yang berwarna hitam dan menimbulkan bau busuk setiap musim kemarau diduga bersumber dari limbah industri.
DLH masih belum bisa menyimpulkan indikasi penyebab aliran sungai menjadi seperti itu.
”Kami identifikasi dulu penyebabnya apa. Sampai saluran itu menjadi menghitam,” bebernya.
Baca Juga: DLH Datangi Pabrik Bulu Ayam Berbau Busuk di Karangpakis Jombang, Ini Hasil Pengecekannya
Meski begitu, pihaknya akan tetap melakukan pembersihan ke sungai tersebut secara rutin.
”Untuk pembersihan dilakukan secara rutin,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kondisi air sekunder Gude Ploso di Kecamatan Tembelang diduga tercemar limbah.
Selain airnya keruh dan berwarna hitam pekat, saluran juga mengeluarkan bau tak sedap.
Apalagi, sampah rumah tangga terlihat di permukaan.
”Setiap kali musim kemarau air berubah menjadi hitam pekat,” ujar Santoso salah seorang warga sekitar.
Padahal sebelumnya, kondisi air dalam keadaan baik dan tak lagi menimbulkan bau.
”Kalau sering dibersihkan, memang tidak menimbulkan bau. Tapi beberapa hari terakhir ini kembali lagi bau,” bebernya.
Dia menduga, saluran tersebut tercemar limbah karena banyak pabrik yang membuang limbah di saluran menuju sungai.
”Sampah rumah tangga juga masih banyak ditemukan,” ungkapnya. (yan/naz/riz)
Editor : Achmad RW