RadarJombang – Proyek sentra PKL Ahmad Dahlan Jombang tidak saja gagal bangun.
Konndisi terkini proyek gagal selesai ini juga sudah compang-camping, sudah mulai muncul banyak kerusakan.
Selain ditumbuhi semak belukar di mana-mana, sebagian paving yang sudah dipasang mulai ambles.
Bahkan, tanah uruk yang sempat diletakkan di lokasi sebelum diputus kontrak juga sudah tergerus.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang Suwignyo, ketika dikonfirmasi hal ini tak menampik.
Pihaknya juga sudah mengetahui ada sebagian paving yang mulai ambles.
”Memang ada beberapa pemasangan paving yang belum terkunci,” katanya.
Karena itu upaya perbaikan akan tetap dilakukan.
Pekerjaan sentra PKL juga tetap akan dilanjutkan.
Hanya memang, perbaikan kerusakaan sekarang ini akan menjadi tanggungjawab pemenang kontrak selanjutnya.
Pada saat pengadaan nanti, akan dibuatkan perjanjian untuk melakukan perbaikan yang rusak sebelum melanjutkan pembangunan.
”Termasuk nanti yang membersihkan. Nanti akan dimunculkan di perjanjian kerja,” pungkas Suwignyo.
Seperti diberitakan sebelumnya, proyek pembangunan sentra PKL di Jl KH Ahmad Dahlan Jombang menjadi salah satu proyek strategis daerah 2023.
Sumber anggarannya APBD Kabupaten Jombang 2023 sebesar Rp 8,1 miliar.
Proyek itu dikerjakan PT Noval Indo Pratama.
Sesuai kontrak, pengerjaan selesai 14 Desember 2023, namun pengerjaannya molor.
Sehingga Pemkab memberikan tambahan waktu selama 30 hari atau hingga 12 Januari 2024.
Namun, hingga jatuh tempo proyek tak bisa tuntas hingga diputus kontrak. (yan/bin/riz)
Editor : Achmad RW