RadarJombang.id - Hingga saat ini DPP Partai Gerindra masih belum menurunkan rekomendasi terkait siapa bakal calon bupati/wakil bupati yang akan didorong maju di Pilbup Jombang 2024.
Namun demikian, DPP Partai Gerindra memberikan sinyal bakal memprioritaskan bacabup dari kader sendiri.
”Tentu kami harapkan kader kita yang maju,” tegas Wakil Ketua Umum Bidang Agama DPP Partai Gerindra Mochamad Irfan Yusuf kepada RadarJombang.id (16/5).
Gus Irfan, menambahkan sikap DPP Partai Gerindra dalam memberikan rekomendasi kepada bacabup/bacawabup Jombang juga sangat dipengaruhi hasil pemilihan legislatif (pileg) tak mencapai 10 kursi.
”DPC Gerindra Jombang kemarin hanya mendapatkan 8 kursi,” imbuhnya.
Gus Irfan menerangkan, dua tahun sebelumnya DPP Partai Gerindra pernah menyampaikan apabila DPC Partai Gerindra Jombang bisa mendapatkan 10 kursi dalam pileg, maka siapa pun bakal calon bupati yang ditunjuk, DPP bakal langsung memberikan rekom.
”Kalau kemarin mendapatkan 10 kursi teserah siapa pun DPP akan merem. Karena tidak (sesuai target, Red), DPP akan mempertimbangkan si A, si B dan si C,” katanya.
Disinggung terkait nama Ketua AKD Jombang Warsubi yang santer diusulkan DPC Partai Gerindra Jombang dalam pilbup nanti, Gus Irfan mengatakan rekom belum turun.
”Belum, itu masih usulan dari DPC ke DPD dan ke DPP,” katanya.
Terlebih lagi, figur yang diharapkan DPP Partai Gerindra merupakan figur yang bisa membawa Jombang jauh lebih baik daripada sebelumnya.
”Karena kita tahu perkembangan dari waktu-ke waktu, pemerintah Jombang kurang sesuai dengan harapan kita. Harusnya ada lompatan-lompatan untuk Jombang jadi lebih baik lagi,” tegasnya.
Baca Juga: Modal 20 Kursi, PKB-Gerindra Dukung Warsubi di Pilbup Jombang 2024, Cawabupnya Siapa?
Terkait koalisi sendiri, DPP sudah meminta ke DPC koalisi Indonesia Maju bisa dibawa hingga ke daerah walaupun tidak menutup kemungkinan dengan koalisi yang lain.
”Indonesia Maju kemarin sudah terbukti pada pilpres relatif aman dan nyaman,” pungkasnya. (yan/naz/riz)
Editor : Achmad RW