Radarjombang.id - Pelantikan hasil seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) belum bisa dilakukan dalam waktu dekat.
Meski izin ke Kemendagri dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) sudah dilakukan, namun sampai sekarang surat izin belum turun.
“Seluruh tahapan sudah berjalan. Asesmen sudah dilakukan. Sekarang kita memproses izin ke Kemendagri dan KASN. Intinya kalau sudah turun segera kita umumkan,’’ ujar Pj Bupati Jombang Sugiat, kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin (20/5).
Dia menyebut, dalam proses seleksi terbuka ini ingin melahirkan pejabat yang benar-benar berkualitas dan berkompeten.
Untuk itu, rekam jejak dilakukan tidak hanya sekadar menggali di lingkungan kerja, namun juga di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
“Saya ingin penilaian ini benar-benar obyektik karena semua orang punya kesempatan yang sama,’’ terangnya.
Sayang, Pj belum bisa menyampaikan terkait hasil asesmen maupun hasil seleksi wawancara yang dilakukan tim pansel.
Berikut hasil tiga besar yang lolos juga belum bisa disampaikan.
”Ya memang mengarahnya ke sana, tapi mohon maaf kami belum bisa menyampaikan. Namun akan kami sampaikan jika sudah waktunya,’’ papar dia.
Saat disinggung kapan dilakukan pelantikan? Ia berharap, izin yang diajukan ke Kemendagri dan KASN segera turun.
Jika surat izin turun maka bisa langsung dilakukan pelantikan. ”Kita berharap dapat turun sesegera mungkin.
Namun kita hanya bisa menunggu,’’ pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, tahapan seleksi terbuka pengisian tiga jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di lingkup Pemkab Jombang yang kosong hampir final.
Setelah mengantongi nama tiga besar masing-masing lowongan, kini pemkab tengah mengurus izin ke Kemendagri untuk melaksanakan pelantikan.
Tidak menutup peluang bakal ada mutasi besar-besaran pejabat di lingkup pemkab.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jombang Bambang Suntowo, mengatakan data di BKPSDM per Mei 2024 ini ada 28 pejabat eselon III dan IV yang masuk masa pensiun.
”Rinciannya 6 orang pensiun di eselon IIIa, 3 orang eselon IIIb, 14 orang eselon IVa dan 5 pejabat eselon IVb,” pungkasnya. (ang/bin)
Editor : Anggi Fridianto