RadarJombang.id - Pj Bupati Jombang Sugiat me-launching acara Ngopi Bareng Bupati Enake Ambek Ngopi Wonosalam (Ngobati Embek Ngowos) di halaman Gedung Dekranasda Jombang, Sabtu (4/5) malam.
Acara ini salah satu cara mengenalkan potensi lokasi tak terkecualikopi Wonosalam.
Kawasan Wonosalam dikenal sebagai kawasan penghasil kopi sejak Hindia Belanda di tahun 1800-an.
Komoditas unggulan saat itu kopi ekselsa yang pernah melegenda. Hanya ada sekitar 5 persen dari seluruh peredaran kopi dunia.
Citarasa kopi ekselsa Wonosalam saat itu dikenal fruity, tasty, floraly, chocolaty dan creammy dengan cita rasa khas.
Saat ini jenis kopi Arabica, Robusta dan Liberica banyak dimiliki Wonosalam.
Kopi kebanggaan Jombang di masa lalu ini masih belum banyak dikenal generasi muda dan seharusnya jadi kebanggaan masyarakat Jombang sendiri.
Karena itu Ngobati digelar sebagai wujud Pemkab Jombang mendukung, membumikan, serta memperkenalkan produk lokal, utamanya kopi Wonosalam.
"Ide ini datangnya dari saya pribadi. Saat jalan-jalan di Jombang, saya lihat tumbuh banyak cafe dan pengunjungnya luar biasa. Saya punya ide, kita perkenalkan kopi Wonosalam di cafe-cafe,’’ ujar Sugiat Pj Bupati Jombang saat membuka acara.
Kegiatan Ngobati juga bentu memenuhi janjinya kepada kepada Asosiasi Kopi saat menghadiri Jombang Coffee Fest (JCF) 2023 di gedung DPRD Jombang.
Saat itu, ia berjanji akan membantu mengembangkan kopi lokal.
Baca Juga: Pemkab Jombang Sabet WTP 11 Kali Berturut-turut Dari BPK, Begini Kata Pj Bupati Jombang
”Kita sudah diskusi saat festival kopi, asosiasi kopi juga hadir. Saat itu saya janji bagaimana bisa membantu asosiasi kopi, khususnya kopi Wonosalam agar tidak hanya dikenal di luar negeri, tapi juga membumi di Jombang,’’ terangnya.
Menurut Sugiat, tumbuhnya café-café di Jombang harus diupayakan untuk bisa mengangkat dan mengenalkan produk lokal.
Café-café di Jombang bisa menjual kopi Wonosalam.
Pertumbuhan cafe sangat pesat dengan dipenuhi banyak anak muda penikmat kopi.
“Maka kita kenalkan produk lokal mulai dari kopi Wonosalam. Supaya gerakan masif, maka harus kopi gratis dulu. Sementara biar dikenal, kita gencarkan gerakan kopi gratis," papar dia.
Disampaikan, dalam catatan sejarah, perkebunan kopi di Wonosalam sudah dikenal sejak 1800-an.
Bahkan tercatat seorang Ilmuwan Inggris, Alfred Russel Wallace, pada 1861 sempat berkelana ke Jombang dan mengunjungi perkebunan kopi di Wonosalam.
Menurut informasi, ia sambil mengumpulkan spisemen burung merak dan ayam hutan.
Upaya harus terus dilakukan guna melestarikan, mengembangkan dan memajukan produk Jombang.
Tujuannya juga untuk memajukan serta memakmurkan masyarakat Jombang.
Karena itu ia mengajak semua pihak bersama-sama mendukung produk lokal.
Salah satu kebijakan yang sudah diputuskan adalah mewajibkan semua OPD menyediakan kopi Wonosalam di kantor masing-masing.
Baca Juga: PWI Jatim Award 2024 Nobatkan Pj Bupati Sugiat Menjadi Kepala Daerah Kreatif
Terkait kebijakan lain, ia terbuka dengan segala saran dan masukan.
Pihaknya berencana datang ke Wonosalam untuk berdiskusi langsung dengan petani kopi.
”Guna mengenalkan kopi Wonosalam, kegiatan Ngobati akan kembali kita adakan pada pekan-berikutnya di kedai dan cafe berbeda,’’ tegasnya.
Pj Bupati Sugiat akan berusaha menggiatkan bangga produk asli dan khas Jombang.
Ia terus menyosialisasikan Bangga Jombang, termasuk bangga produk lokal kopi Wonosalam.
Ia meyakini proses pembiasaan melalui pengenalan dan penanaman kebanggaan produk asli terus dilakukan.
“Ini bentuk rekayasa sosial membangun kebanggaan masyarakat,” tegas dia.
Pada 11 Mei nanti, akan ada lagi kopi Wonosalam gratis 100-200 cangkir di sejumlah cafe.
Biar warga Jombang sadar dan bangga bahwa punya produk unggulan yang selama ini belum menjadi tuan di rumah sendiri.
"Seperti kopi Wonosalam yang disebutnya produk lokal tapi berkualitas internasional.
Ia pun yakin, kalau semua warga Jombang baik di Jombang maupun yang berkarir di luar peduli, maka dalam tempo cepat kopi Wonosalam akan mendunia.
"Saya sendiri bertekad walaupun tersisa waktu sehari memimpin Jombang sekalipun, tetap akan promosikan hal-hal yang bagus dari Jombang," pungkas Sugiat. (ang/bin/riz)
Editor : Achmad RW