RadarJombang.id - Kegiatan peringatan Hari Bumi 2024 kolaborasi antara DLH Jombang dan Kemenag Jombang mendapat apresiasi dari Pj Bupati Jombang Sugiat.
Pj Bupati Jombang menyebut kegiatan itu merupakan inovasi yang sangat baik dan membantu.
”Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Kemenag Jombang dan DLH Jombang mendorong kepedulian dalam merawat alam dan menjaga lingkungan ini,” ungkap Sugiat.
Ia menambahkan, permasalahan lingkungan adalah tantangan nyata yang sedang dihadapi bersama seluruh warga bumi.
Tidak hanya di Kabupaten Jombang, melainkan di seluruh dunia.
Permasalahan banjir, longsor, kekeringan akibat perubahan iklim, dan permasalahan sampah harus ditangani bersama.
Hal ini bukan hanya tugas dari pemerintah daerah, tetapi juga masyarakat, termasuk lembaga pendidikan.
”Lembaga pendidikan, baik instansi formal maupun non-formal, memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk pengetahuan, kesadaran, sikap, perilaku, dan kepedulian kolektif siswa serta generasi mendatang,” imbuhnya.
Karena itu, lanjut Sugiat, madrasah sebagai lembaga pendidikan yang memiliki keunggulan dalam menyampaikan pesan-pesan dalam Alqur'an dan hadis.
Madrasah juga memiliki peran juga khususnya dalam membangun kesadaran akan tanggung jawab masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup.
Baca Juga: Pemkab Jombang Sabet WTP 11 Kali Berturut-turut Dari BPK, Begini Kata Pj Bupati Jombang
”Semoga kita dapat terus merawat semangat dan istiqamah dalam menjaga gerakan ini agar tetap berkelanjutan,” tambahnya.
Pj Bupati Jombang juga berharap gerakan ini akan menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh komponen masyarakat.
”Termasuk sekolah di lingkup dinas pendidikan, madrasah, kantor, dan masyarakat umum di Kabupaten Jombang,” pungkasnya. (riz/naz/riz)
Editor : Achmad RW