RadarJombang.id – Tingginya harga gula di pasaran membuat pedagang maupun konsumen mengeluh.
Meski begitu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang menyebut stok gula pasir di Jombang masih aman.
Disdagrin, juga menyebut akan segera berkoordinasi dengan Bulog terkait lonjakan harga gula pasir.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang Suwignyo mengatakan, kenaikan harga ini bukan karena stok gula yang menipis.
”Untuk stok di pasaran masih sangat aman,” ujarnya saat dikonfirmasi, kemarin (30/4).
Dari hasil pantuannya di sejumlah pasar di Jombang, harga gula pasair bervariasi.
Rata-rata harganya di angka Rp 17.500 per kilogram.
Dirinya sendiri tidak mengetahui pasti kenapa harga gula pasir ini terus merangkak naik.
”Untuk kenaikan harga gula saya belum tahu kenapa, kami hanya melakukan pendataan,” katanya.
Menurut Suwignyo, petani tebu baru panen pada sekitaran Juli dan Agustus. Kemudian ada panen lagi akhir tahun nanti.
Untuk menekan harga gula, disdagrin masih belum memastikan apakah ada operasi pasar atau tidak.
Pihaknya menyebur masih akan terus melihat perkembangan harga kondisi di pasaran.
”Kita akan koordinasikan dengan Bulog,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, tren harga gula pasir di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Jombang merangkak naik.
Bahkan di tingkat pengecer harga gula pasir tembus mencapai Rp 18.500 per kilogram (kg).
Seperti pantuan di Pasar Citra Niaga (PCN), harga gula pasir sudah mencapai Rp 18.500. Bahkan harga diprediksi bisa terus naik.
”Sudah satu bulan ini harga gula naik terus,” ujar Farid salah satu pedagang PCN saat dikonfirmasi, (29/4).
Dikatakannya, naiknya harga gula pasir terjadi secara bertahap.
Sebelumnya dari harga Rp 17 ribu per kg naik menjadi Rp 17.300 per kg.
Kemudian naik lagi menjadi Rp 17.500.
”Naik lagi menjadi Rp 18.000 per kg. Kini naik lagi Rp 500 rupiah per kg,” tegasnya.
Dirinya menambahkan, karena harga yang cukup tinggi, ia juga tidak berani menyetok banyak gula pasir.
”Karena harganya masih tinggi saya tidak berani menyetok banyak gula pasir, satu hari paling ya 10-20 kg,” bebernya. (yan/naz/riz)
Editor : Achmad RW