RadarJombang.id – Peringatan Hari Kartini di RSUD Jombang digelar secara sederhana namun bermakna.
Saat memperingati Hari kartini, Karyawan perempuan RSUD Jombang mengenakan baju kebaya dan laki-laki mengenakan pakaian adat Jawa.
RSUD Jombang juga memberikan penghargaan kepada dokter dan karyawan perempuan atas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
Direktur RSUD Jombang Dr dr Ma'murotus Sa'diyah MKes memberikan apresiasi kepada sejumlah dokter dan karyawan.
Khususnya bagi mereka yang memiliki dedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan untuk masyarakat.
”Kita memberikan penghargaan atas kinerja beliau dalam memberi pelayanan optimal untuk masyaakat,” ujar dia kemarin.
Ada beberapa dokter yang mendapat penghargaan di antaranya:
dr Soewarsi SpA, dr Yvonne SpOt, Sri Marhaeni AkB, Sri wahyuni AkP, Suyati dari bidang kesehatan lingkungan dan Lilis dari bidang keuangan.
Atas nama pribadi dan RSUD Jombang, pihaknya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada dokter dan karyawan atas dedikasinya.
"Seperti dr Soewarsi atas dedikasinya merawat pasien anak terutama di masa banyak kasus DBD serta dr Ivon penghargaan sebagai ortopedi perempuan pertama di Indonesia,’’ papar dia.
Ia tak memungkiri, RSUD Jombang besar salah satunya karena peran perempuan.
Hal ini dilihat dari jumlah karyawan dengan mayoritas 75 persennya adalah perempuan.
Menurutnya, perempuan sangat mewarnai dan menentukan performa pelayanan.
Perempuan, disebut dr Eyik memiliki hak berkarya setara dengan laki-laki.
"Tapi, tugas utama adalah tetap menjadi ibu dan istri yang baik untuk menjaga keluarga. Mendidik anak-anak untuk menjadi generasi emas yang berkarakter baik,’’ tandasnya.
Pada momentum peringatan Hari Kartini, ia berharap setinggi apa pun karier seorang perempuan tidak boleh melupakan kodratnya sebagai ibu.
”Tetap harus kembali ke rumah dan keluarga, menjadi ibu, pendidik dan penyayang bagi anak-anaknya,” pungkasnya. (ang/naz/riz)
Editor : Achmad RW