RadarJombang.id - Waktu pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati dalam Pilbup Jombang 2024, tak akan lama lagi.
Sejumlah partai, juga tengah bersiap untuk memajukan jagoannya di Pilbup Jombang 2024, tak terkecuali untuk PKB dan PDIP selaku partai pemilik kursi terbesar di Jombang.
Sebagai partai politik (parpol) yang meraih suara terbanyak di Pileg 2024, persiapan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) maupun PDIP terus dimatangkan.
Dalam waktu dekat, PKB juga menyebut akan segera membuka pendaftaran calon bupati.
Wakil Ketua Dewan Syuro DPC PKB Jombang Mas’ud Zuremi mengatakan, dalam minggu ini DPC PKB sedang membentuk desk pilkada untuk membuka pendaftaran calon bupati.
Bukan hanya berlaku bagi kader PKB, pendaftaran calon bupati ini juga berlaku bagi masyarakat umum.
”Saya yang masuk dalam desk pilkada. Sekarang sedang membahas hal itu,” katanya.
Pendaftaran dibuka untuk mengetahui siapa-siapa nama yang dikehendaki masyarakat.
Termasuk tingkat elektabilitasnya seperti apa.
Meski demikian, pihaknya belum bisa menyampaikan siapa-siapa nama yang akan diusung menjadi calon bupati nanti.
”Tetap kita nanti menunggu hasil survei, siapa yang mempunyai ektabilitas tinggi,” beber Mas’ud.
Baca Juga: Tiga Klan Besar ini Berpeluang Menangi Pilbup Jombang 2024, Simak Daftarnya
Sebagai partai yang memperoleh kursi paling banyak di DPRD Jombang, lanjutnya, PKB memang mempunyai peluang besar untuk mengusulkan sendiri calon bupati maupun wakil bupati.
Baik dari kader sendiri maupun dari kalangan tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Dirinya tak menampik, akan melakukan koalisi dengan partai-partai lain.
”Kalau kami masih melakukan komunikasi-komunikasi dengan partai-partai lain,” bebernya.
Hal senada disampaikan Bahana Bella Binanda Wakil Ketua DPC PDI P Jombang, yang menyebut pembahasan pendaftaran calon bupati dan wakil bupati kian dimatangkan.
Menurutnya, semua pihak masih berpeluang untuk diusung PDIP, baik menjadi calon bupati maupun calon wakil bupati Jombang.
Dia menyebut, bukan hanya kader dari PDIP saja yang bisa mendaftar sebagai calon bupati.
Lebih dari itu, kalangan tokoh, ormas maupun masyarakat umum juga bisa mendaftar.
”Tentu survei yang terbaik akan mendapat rekom,” tegas Bella. (yan/bin/riz)
Editor : Achmad RW