RadarJombang.id - Sebanyak 7 dokumen lelang rehab dan pembangunan SMP negeri di Jombang mulai proses di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab Jombang.
Kendati sudah masuk PBJ, dokumen lelang rehab SMP negeri itu masih belum bisa langsung dilelang.
Dokumen lelang rehab sekolah itu baru akan dipelajari pada 16 April nanti.
’’Dokumen pemilihan yang sudah dikirim ke SIBAJA, akan dipelajari dulu oleh pokja (kelompok kerja) di PBJ,’’ kata Kabag PBJ Setdakab Jombang, Joko Murcoyo, (7/4).
Setelah PBJ mempelajari seluruh dokumen, maka pendampingan akan dilakukan.
Proses pendampingan ini dilakukan untuk melakukan pencermatan terhadap dokumen yang sudah disusun pejabat pembuat komitmen (PPK).
Apakah sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku atau belum.
Idealnya, pendampingan hanya dilakukan dua kali. Satu kali pra pendampingan dan pendampingan satu kali.
Proses lelang akan semakin lama, karena libur Lebaran dan cuti bersama pemkab 10 hari membuat proses lelang akan semakin lama dilakukan.
’’Semua prosesnya dilanjutkan setelah Lebaran, undangan pra pendampingan juga akan menyusul,’’ ungkapnya.
Rincian dokumen proyek lelang SMP Negeri di Jombang yang sudah masuk PBJ itu adalah:
1. Pembangunan dan rehab ruang kelas SMPN 6 Jombang Rp 1,1 miliar.
2. Pembangunan lab komputer dan rehab ruang kelas, ruang guru serta ruang kepala sekolah SMPN 2 Mojowarno Rp 917 juta.
3. Rehab ruang kelas, UKS, dan laboratorium komputer SMPN 2 Ngoro, Rp 728 juta.
4. Rehab ruang kelas, ruang guru, ruang kepala sekolah dan ruang TU SMPN 2 Diwek Rp 611 juta.
5. Rehab ruang kelas dan perpustakaan SMPN 1 Jogoroto, Rp 548 juta.
6. Rehab ruang UKS, ruang guru, ruang kepala sekolah dan ruang TU SMPN 1 Kudu, Rp 455 juta.
7. Rehab ruang kelas SMPN 1 Kabuh, Rp 350 juta.
(wen/jif)
Editor : Achmad RW