RadarJombang.id - Beberapa bakal calon yang digadang-gadang akan berlaga di Pilbup Jombang 2024 mulai cek ombak.
Tak berbeda dengan PDIP yang menyebut kini juga mulai bersiap menghadapi Pilbup Jombang 2024 setelah rampungnya Pileg 2024.
Ketua DPC PDIP Jombang Sadarestuwati, menyampaikan survei masih terus dilakukan untuk menentukan sosok calon bupati yang diusung pada Pilbup Jombang 2024.
Survey itu untuk mendapatkan tokoh-tokoh yang yang mumpuni untuk bisa memimpin Kabupaten Jombang.
"Penentuan sosok yang diusung PDIP sangat penting ke depan. Jika salah pilih, masyarakat yang akan dikorbankan," ungkap Sadarestuwati, ketua DPC PDIP Jombang.
Sosok yang sedang disurvei itu bersifat menyeluruh dengan mempertimbangkan beberapa faktor.
Namun, jika ada kader internal DPC PDIP yang layak, maka ia akan memprioritaskan kader internal.
”Kalau ada kader terbaik dari internal ya kami akan mengusung yang terbaik dari internal,” tegasnya.
Mbak Estu, sapaan akrabnya menambahkan, pihaknya punya modal 10 kursi di DPRD Jombang.
Meski secara hitungan dapat mengusung calon bupati sendiri, namun pihaknya lebih memberi sinyal untuk melakukan koalisi dengan parpol lain.
Sebab, PDIP mempunyai modal 10 kursi yang bisa mengusung kepala daerah sendiri.
Baca Juga: Tiga Parpol Besar Berpotensi Usung Kadernya di Pilbup Jombang 2024, Inilah Beberapa Sosoknya
“Tapi mungkin nanti untuk mengusung kepala daerah mungkin tidak sendiri, kita butuh teman untuk bekerja sama mungkin bisa juga koalisi dengan partai politik," terang dia.
Karena itu koalisi dengan partai lain untuk memenangkan pasangan Cabup-cawabup Jombang sangat mungkin terjadi.
Tentunya dengan mempertimbangkan dinamika partai politik yang terus berkembang.
Jika dilihat dari Lembaga Riset dan Pengembangan Masayarakat (Lerpam) Jombang, jumlah perolehan kursi DPRD menjadi salah satu penentu dinamika Pilbup Jombang.
Perolehan kursi itu menunjukkan tingkat elektabilitas (keterpilihan) di masyarakat.
Di antara nama-nama figur yang layak menjadi calon bupati, ada nama Ketua DPC PDIP Jombang Sadarestuwati dan Sumrambah Wabup Jombang periode 2018-2023.
Suara Partai Gerindra yang meningkat, juga berpeluang mengusung figur sendiri, Warsubi.
Calon yang diusung itu punya peluang tinggi memenangkan Pilbup seiring naiknya perolehan kursi.
Termasuk Abdul Halim Iskandar Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Ali Fikri Wabup Jombang periode 2003-2008, Fatchur Rohman Kepala Desa Sidowarek Ngoro yang juga ketua Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi) Jombang.
Nama Mundjidah Wahab Bupati Jombang periode 2018-2023, dan Ma’sud Zuremi Ketua DPRD Jombang juga masih menjadi nama yang berpotensi.
Ada pula nama Pj Bupati Jombang Sugiat, Ahmad Athoillah (Gus Aik) anggota DPRD Jatim asal Denanyar Jombang, serta Achmad Sholahudin (Gus Didin) Ketua majelis pengurus ICMI Jombang. (ang/bin/riz)
Editor : Achmad RW