RadarJombang– Masih sepinya lelang proyek milik pemkab Jombang direspons Bagian Administrasi Pembangunan Setdakab Jombang.
Bagian Administrasi Pembangunan Setdakab Jombang, disebut telah bersurat ke sejumlah OPD terkait percepatan lelang proyek.
Bahkan, dalam waktu dekat akan pertemuan dengan setiap organisasi perangkat daerah (OPD) guna mendorong percepatan lelang proyek itu.
Kabag Administrasi Pembangunan Setdakab Jombang Supradigdo membenarkan hingga kini jumlah proyek yang sudah naik tender masih minim, khususnya paket konstruksi atau fisik.
”Kendalanya apa, ini masih kita cari tahu ke masing-masing OPD,” kata Supradigdo.
Dikatakan, pihaknya akan segera menyurati OPD yang memiliki paket fisik.
Tujuannya, selain melakukan evaluasi juga mengetahui kendala yang dialami.
”Khususnya paket yang sudah masuk proyek strategis daerah, kenapa sampai hari ini (kemarin) dokumen belum masuk ke PBJ, kendalanya apa,” imbuh dia.
Direncanakan, surat akan segera dikirim. ”Untuk pertemuannya kalau bisa minggu ini atau paling lambat minggu depan,” ujar Supradigdo.
Dijelaskan, langkah itu perlu dilakukan sebagai upaya percepatan.
Baca Juga: Lelang Proyek di Pemkab Jombang Lelet, Hingga Awal Maret Baru 3 dari 65 proyek yang Masuk Tender
Sehingga tak ada lagi proyek strategis daerah molor hingga pembangunannya gagal tuntas seperti tahun sebelumnya.
”Misalnya teman-teman butuh pendampingan, kami juga sudah siap,” ujar Supradigdo.
Sebelumnya, Pemkab Jombang tahun ini memiliki sedikitnya 65 paket proyek yang bakal dilelang di tahun 2024 ini. Pagu anggarannya Rp 104,8 miliar.
Paling banyak paket di dinas PUPR dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Jombang.
Leletnya lelang proyek tahun lalu, juga sempat membuat dua paket proyek strategis daerah gagal selesai dibangun.
Masing-masing rehabilitasi gedung Puskesmas Blimbing Kesamben dan pembangunan senta PKL di Jl KH Ahmad Dahlan. (fid/naz/riz)
Editor : Achmad RW