RadarJombang.id – Pemilihan bupati (pilbup) Jombang akan dilaksanakan serentak pada 27 November 2024.
Sejumlah figur dinilai memiliki peluang maju dalam pesta demokrasi lima tahunan Pilbup Jombang 2024.
Lembaga Riset dan Pengembangan Masayarakat (Lerpam) Jombang melakukan survei dan 11 nama yang dinilai berpeluang maju dalam Pilbup Jombang 2024 itu.
Direktur Lerpam Firmansyah mengatakan, berdasakan survei internal dan kuesioner yang disebarkan kepada masyarakat, ada 11 nama yang dijaring berpeluang maju dalam kontestasi Pilbup 2024.
”Pada awalnya ada 9 nama yang masuk internal kita, kemudian berkembang jadi 11 orang,” ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Sebanyak 11 figur itu, di antaranya:
1. Abdul Halim Iskandar
Menurut Lerpam, Halim Iskandar yang kini aktif menjabat sebagai Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI pounya kans.
Kakak kandung Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar ini masuk dalam bursa figur Cabup Jombang karena dinilai sangat layak dan cocok memimpin Jombang.
2. Ali Fikri
Meski sudah lama pensiun dari dunia politik, Wabup Jombang periode 2003-2008 ini dinilai masih memiliki popularitas dan elektabilitas dalam bursa pencalonan kepala daerah.
”Ya, nama pak Ali Fikri mantan wabup dan juga bupati masih masuk dalam figur atau tokoh yang berpotensi maju dalam Pilbup Jombang,’’ tambahnya.
3. Fatchur Rohman
Ia adalah pria yang sekarang menjabat kepala Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro Jombang.
Ia juga ketua Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi) Jombang dinilai memiliki peluang maju.
4. Mundjidah Wahab
Bupati Jombang periode 2018-2023 yang juga putri pendiri NU KH Wahab Chasbullah ini dinilai masih berpeluang tinggi.
”Sebagai petahana, beliau masih berpeluang tinggi. Tingkat elektabilitas atau keterpilihan, liketabilitas atau kesukaan dan popularitas atau tingkat keterkenalan beliau masih tinggi,’’ terangnya.
5. Ma’sud Zuremi
Politisi senior PKB yang kini menjabat Ketua DPRD Jombang ini dinilai cocok maju dalam Pilbup Jombang. Apalagi, pengalaman Mas’ud di legislatif tak perlu diragukan lagi.
6. Sadarestuwati
Sadarestuwati adalah Ketua DPC PDIP Jombang. Wanita yang juga anggota DPR RI ini dinilai juga layak dan berpeluang maju dalam Pilbup Jombang 2024.
”Ya, mbak Estu sebagai warga asli Jombang yang berkiprah di tingkat nasional sangat berpeluang,’’ papar Firman.
7. Sumrambah,
Wabup Jombang periode 2018-2023 ini menurut dia masih memiliki peluang.
Sebagai petahana, Sumrambah memiliki peluang besar maju pilbup. Bahkan, bisa diprediksi ia bakal maju dalam Pilbup Jombang 2024.
8. Warsubi
Kepala Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, Jombang dinilai memiliki peluang besar maju. ”Ya, pak Warsubi juga berpeluang,’’ jelas dia.
Firman menyebut, ada dua faktor kuat yang mendukungnya. Yakni perolehan kursi Partai Gerindra dalam Pileg 2024 yang naik pesat.
Serta jabatannya yang strategis sebagai ketua asosiasi kepala desa (AKD) Jombang menjadikan sosok Warsubi sangat berpeluang dalam pilbup.
”Pak Warsubi sangat layak, tinggal melihat nanti perkembangannya ke depan,’’ papar dia.
Selain delapan nama itu, ada juga nama tiga figur yang baru masuk ke Lerpam. Masing-masing adalah:
Baca Juga: Begini Perolehan Suara dan Posisi 3 Caleg Perempuan DPR RI Asal Jombang di Pileg 2024
9. Sugiat
Pj Bupati Jombang Sugiat, disebut Firman juga masuk dalam bursa Pilbup 2024. Sugiat dinilai memiliki elektabilitas tinggi sebagai Pj Bupati Jombang saat ini.
10. Ahmad Athoillah (Gus Atok)
Gus Atok adalah anggota DPRD Jatim asli Desa Denanyar, Kecamatan Jombang.
”Sedangkan Gus Atok, asli Denanyar yang juga keluarga dari Ponpes Mambaul Maarif juga berpeluang.
11. Achmad Sholahudin (Gus Didin).
Gus Didin adalah ketua majelis pengurus ICMI Jombang. Gus Didin juga layak maju ke Pilbup Jombang,” tandasnya.
”Tiga nama ini baru kami terima dari beberapa tokoh yang menyampaikan ke kami,’’ papar dia.
Menurut dia, nama-nama adalah pemetaan secara umum. Perkembangan dan dinamika politik di Jombang juga dapat mempengaruhi nama-nama tersebut.
”Karena meskipun memiliki peluang, tidak semua dari mereka mau maju ke pilbup,” pungkasnya. (ang/naz/riz)