RadarJombang.id – Lelang paket proyek milik Pemkab Jombang terlihat lelet di tahun 2024.
Hingga awal Maret, tender masih sepi. Dari 65 paket yang dipogramkan, hanya 3 paket yang sudah naik tender.
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab Jombang Joko Murcoyo mengatakan, hanya terdapat 6 dokumen paket proyek dari dua OPD yang baru diterimanya.
”Ada tambahan lima paket dari Dinas PUPR, dan satu paket Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jombang,” katanya, Rabu (28/2).
Dijelaskan, dokumen itu saat ini masih dilakukan review tim kelompok kerja (pokja).
”Untuk paket BPKAD sama seperti tahun sebelumnya tentang jasa konsutansi, tapi tahun ini tentang jaringan irigasi dan jalan,” imbuh dia.
Sedangkan lima dokumen paket Dinas PUPR, lanjutnya, rata-rata berkaitan dengan proyek perbaikan jalan.
”Satu paket pembangunan gedung Kecamatan Diwek juga masih di-review tim pokja,” ujar Joko.
Sampai saat ini pihaknya belum menerima dokumen paket revitalisasi Pasar Ploso.
”Ya belum ada. Mungkin yang lebih tahu di OPD karena anggarannya dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) provinsi,” tutur dia.
Bila menilik proyek bersumber BKK tahun lalu, biasanya di bulan ini sudah dilakukan tender penyusunan dokumen perencanaan pasar.
Baca Juga: Hingga Februari Proyek di Pemkab Jombang Belum Ada yang Naik Lelang, Ini Alasannya
”Jadi tahun lalu hanya perencanaan teknis Pasar Ploso, untuk pembangunan fisik masih belum,” lanjut Joko.
Begitu juga dengan paket proyek strategis daerah, menurut dia, bakal ada tambahan satu dokumen yang masuk.
”Kabar terakhir untuk pembangunan IGD lantai dua dan tiga RSUD Ploso segera dikirim, karena probity audit Inspektorat Jombang sudah turun,” pungkasnya.
Sebelumnya, Pemkab Jombang tahun ini memiliki 65 paket proyek yang bakal dilelang. Pagu anggaran mencapai Rp 104,8 miliar.
Sebagian besar paket proyek itu berada di Dinas PUPR dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Jombang. Tiga di antaranya baru di-launching.
Sementara itu berdasar laman LPSE Jombang, hanya 3 paket proyek yang sudah proses tender.
Ketiganya adalah paket pemeliharaan berkala jalan Peterongan-Kedungbetik (PIK), Peningkatan Jalan Denanyar-Megaluh, Pengawasan Teknis Pembangunan Gedung Kecamatan Diwek.
Nilai pagu anggaran yang disiapkan sebesar Rp 104,8 miliar. Jumlah itu sudah termasuk 10 paket proyek strategis daerah 2024. (fid/bin/riz)
Editor : Achmad RW