Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Kurang dari 1 Jam, 2 Ton Beras Murah yang Disediakan Pemerintah di Operasi Pasar Ludes Diserbu Pembeli

Anggi Fridianto • Rabu, 21 Februari 2024 | 13:30 WIB
Puluhan warga antre memadati stand operasi pasar beras SPHP harga murah yang disediakan Pemkab Jombang di Pasar Pon Selasa (20/2)
Puluhan warga antre memadati stand operasi pasar beras SPHP harga murah yang disediakan Pemkab Jombang di Pasar Pon Selasa (20/2)

RadarJombang.id - Pemkab Jombang melaksanakan operasi pasar (OP) yang menyediakan beras SPHP dengan harga murah di Pasar Pon Jombang langsung diserbu pembeli, Selasa (20/2).

Tak lebih dari 1 jam, sebanyak 2 ton beras yang dijual dengan harga Rp 10.200 per kilogram (Kg) itu habis.   

”Ya hari ini kita lakukan OP, berupa beras SPHP dengan harga Rp 10.200 per kg,’’ ujar Pj Bupati Jombang Sugiat.

Dijelaskan, OP akan dilakukan secara bertahap di beberapa titik untuk menekan kenaikan harga beras.

”Besok kita lakukan di Pasar Cukir, selanjutnya Pasar Ploso dan lain-lain,’’ tambahnya.

Tak hanya konsumen yang boleh membeli beras SPHP tersebut. Pedagang juga boleh membeli asalkan saat dijual ulang, tidak boleh melebihi harga eceran tertinggi.

”Jadi harga dasar kan Rp 10.200 per Kg. Nanti pedagang boleh membeli dan dijual dengan harga paling tinggi Rp 10.900, jadi ada margin R[ 700 dan tidak boleh lebih dari itu,’’ tegas Sugiat.

Pada kesempatan itu, Pj bupati juga blusukan ke dalam Pasar Pon. Ia sempat berinteraksi dengan beberapa pedagang beras.

Begitu ada Pj bupati, sejumlah pedagang menjelaskan harga beras medium saat ini dijual mulai harga Rp 14.000 per Kg dan harga beras premium mulai harga Rp 16.000 per Kg.  

Sebagai upaya menekan inflasi, Pemkab Jombang akan mendirikan warung TPID. Warung tersebut akan menjual beras SPHP.

”Kita nanti bekerjasama dengan Perumda Aneka Usaha Seger untuk mendirikan Warung TPID,’’ jelas dia.

Baca Juga: Harga Bumbu Dapur dan Sayur di Jombang Juga Meroket, Cabai Rawit Tembus Rp 80 Ribu Per Kilogram

Salah satu tujuannya, untuk mengatasi inflasi yang disebabkan melambungnya harga beras.

Karena berdasarkan Indeks Perkembangan Harga (IPH) di Jombang kemarin cukup tinggi, salah satu penyumbang inflasi harga beras masih tinggi.

"Sehingga kita perlu melakukan intervensi, di antaranya operasi pasar dan warung TPID,’’ pungkas Sugiat. (ang/bin/riz)

 

 

Editor : Achmad RW
#1 jam 49 menit #Jombang #Operasi Pasar #Beras #pasar pon