Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Tempati Lahan Milik Perhutani, Ini Tempat Relokasi untuk Pedagang Pasar Ploso Selama Proses Rehab

Ainul Hafidz • Minggu, 21 Januari 2024 | 15:20 WIB

 

Lahan milik Perhutani ini disewa Pemkab Jombang sebagai tempat relokasi sementara pedagang saat Pasar Ploso dilakukan rehab.
Lahan milik Perhutani ini disewa Pemkab Jombang sebagai tempat relokasi sementara pedagang saat Pasar Ploso dilakukan rehab.

RadarJombang.id – Pemkab Jombang bakal menyewa lahan milik Perhutani untuk jadi relokasi pedagang Pasar Ploso Jombang selama proses rehab tahun ini.

Dalam rehab Pasar Ploso itu, memang akan ada sejumlah pedagang yang terdampak. Meraka akan dipindahkan ke lahan milik Perhutani itu.

Bahkan, koordinasi tempat ke Perhutani dan ke pemilik lapak di Pasar Ploso yang akan direlokasi juga sudah dilakukan.

Lahan perhutani yang akan digunakan sebagai relokasi pedagang Pasar Ploso sendiri, adalah lapangan Bawangan, Desa Losari, Kecamatan Ploso.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang Suwignyo mengatakan, relokasi tempat pedagang mulai dikoordinasikan dengan OPD terkait.

”Sudah kami sampaikan ke Dinas PUPR yang akan membangun tempat relokasi di lapangan Bawangan,” katanya kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Dikatakan, lapangan itu bukan aset pemkab maupun pemdes setempat. ”Lahannya milik Perhutani,” imbuh dia.

Karena itu, Pemkab bakal menyewa lahan tersebut untuk relokasi pedagang terdampak.

”Insya Allah penyewaan lahan sudah klir, tinggal membangun tempatnya saja. Sosialisasi dan pendataan juga sudah kita laksanakan,” tutur Suwignyo.

Terkait relokasi ini pihaknya  sudah menyiapakan anggaran. Besaran sewa ratusan juta rupiah yang digunakan hingga setahun atau sampai proyek revitalisasi rampung.

”Sewanya Rp 140 juta ke Perhutani selama proses pembangunan pasar,” lanjut dia.

Pihaknya juga diwanti-wanti agar tempat relokasi itu nantinya tidak menjadi pasar baru.

Lantaran pedagang ogah pindah atau balik lagi ke pasar setelah selesai dibangun.

”Makanya kita antisipasi sejak sekarang, dan Insya Allah pedagang juga sudah tahu,” ujar Suwignyo.

Untuk proses pindah, saat ini menunggu dibangunnya tempat relokasi dulu.

”Pindahnya kapan? Yang jelas menunggu sampai tempat relokasinya selesai dibangun. Jadi kami bekerjasama, ketika sudah siap (tempat relokasi) pedagang akan pindah,” pungkasnya. (fid/bin/riz)

 

Editor : Achmad RW
#relokasi #pasar ploso #perhutani #pedagang