RadarJombang.id - Program air bersih untuk mengatasi kawasan kumuh nantinya dikelola KP-SPAM (Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum) Berkah Mandiri.
Saat ini jaringan air sudah tersambung ke 370 sambungan rumah (SR). Menyebar di Desa Jombang dan Desa Candimulyo, Kecamatan Jombang.
”Jadi setelah pengerjaan ini selesai akan diserahkan ke KP-SPAM Berkah Mandiri, mereka yang akan mengelola,” kata Kepala Dinas Perkim Jombang Agung Hariadi.
Dijelaskan, kelompok itu merupakan organisasi yang dibentuk desa. ”Artinya pemerintah mendorong kemandirian dari desa, tetapi ke depan dalam pengelolaan ada batasan target,” imbuh dia.
Menurut dia, target sambungan itu bisa menyalurkan air hingga paling banyak 1.000 SR.
Hal itu sesuai dengan dokumen UKL-UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup) (Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup).
”Penggunaannya nanti hanya sampai segitu, sehingga tidak akan memengaruhi sisi bisnis perumdam (Perusahaan umum daerah air minum),” ujar Agung.
Meski begitu, untuk sementara ini memfasilitasi 370 SR dari target 270 sambungan.
Menyebar di wilyah delineasi atau batas di Desa Jombang dan Desa Candimulyo, Kecamatan Jombang.
”Tidak boleh keluar dari delineasi itu, karena batasan itu juga pengaruh ke pendapatan KP-SPAM untuk kebutuhan pengelolaan biaya bulanan. Yang perlu diketahui, kelompok ini juga bukan merupakan lembaga profit atau bisnis melainkan lembaga sosial,” tutur dia.
Ke depan kelompok itu direncanakan menjadi KP-SPAM percontohan bagi kelompok lainnya.
”Istilahnya menjadi tempat belajar bagi KP-SPAM yang ada di Jombang,” lanjut Agung.
Bukan tanpa alasan, sebab menurut Agung, fasilitas yang bakal dikelola kelompok sudah representatif.
”Didukung dengan infrastruktur yang memadai, targetnya dijadikan KP-SPAM induk, sehingga ke depan tidak hanya untuk pengelolaan, juga konservasi air,” kata Agung. (fid/naz/riz)
Editor : Achmad RW