JOMBANG - Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Jombang gencar melakukan mitigasi bencana.
Selain melakukan normalisasi sungai dan saluran, bidang SDA Dinas PUPR Jombang juga bergerak cepat melakukan penanganan sejumlah titik tanggul jebol.
Diantaranya tanggul jebol di aliran Kali Marmoyo di Desa Pagertanjung, Kecamatan Ploso Jombang.
”Jadi, teman-teman di lapangan sekarang masih terkonsentrasi ke Kali Marmoyo,” kata Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Jombang Sultoni.
Dijelaskan, Kali Marmoyo memiliki dua problem berbeda di awal musim hujan.
Masing-masing tanggul jebol dan banyaknya sangkrah hingga menyumbat aliran sungai.
”Sampai sekarang dari tiga titik jebolan, sementara baru dua yang kita tangani. Mudah-mudahan besok (hari ini) sudah geser ke titik (tanggul) ketiga yang jebol,” imbuh dia.
Selain menutup jebolan tanggul, pihaknya juga melakukan normalisasi sungai di sekitar titik tanggul yang jebol serta tanggul yang kritis.
”Jadi, dekat jebolan itu ada endapan tanah di penampang atau badan sungai, sekalian kita keruk tanahnya untuk dibuat material penanganan jebolan,” tutur Sultoni.
Material sedimentasi, menurut dia, dimanfaatkan sebagai material penanganan karena sifatnya sementara.
”Kalaupun harus datangkan dari luar butuh waktu lama, akhirnya kita ambilkan dari normalisasi,” lanjut dia.
Baca Juga: Dinas PUPR Jombang Selaraskan RPD 2024-2026: Infrastruktur untuk Hilirisasi Agribisnis
Selain itu, pihaknya juga menyisir sangkrah di kawasan tersebut.
Sebab, jika tidak dibersihkan biasanya akan menyangkut di tiang jembatan dan menjadikan aliran air terhambat sehingga memicul jebolnya tanggul.
”Di Gedangombo sekarang masih dilakukan pembersihan, karena kemarin ketika debit air naik sempat melimpas ke permukiman,” lanjut Sultoni.
Ketika pembersihan sangkrah kelar, kendaraan alat berat akan segera dipindahkan untuk menangani satu titik tanggul yang masih jebol.
”Mudah-mudahan bisa cepat selesai, karena yang kita utamakan pembersihan sangkrah yang menyumbat,” kata Sultoni. (fid/naz/riz)
Editor : Achmad RW