Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Pj Bupati Jombang: TPA Banjardowo Hanya Mampu Tampung 26 Persen Total Sampah di Jombang

Anggi Fridianto • Jumat, 15 Desember 2023 | 13:45 WIB
Pj Bupati Jombang saat meninjau TPA Banjardowo Selasa (12/12)
Pj Bupati Jombang saat meninjau TPA Banjardowo Selasa (12/12)

JOMBANG - Meski sudah diresmikan Presiden RI Joko Widodo di Malang, Pemkab Jombang mengakui masih adanya keterbatasan pada TPA Banjardowo, Jombang.

Pj Bupati Jombang Sugiat menyampaikan TPA Banjardowo belum bisa menampung potensi sampah di semua kecamatan.

Sampai hari ini, TPA Banjardowo baru bisa menampung sekitar 26 persen atau 140 ton dari total 530 ton sampah per hari.

Hal itu disebut Pj Bupati Jombang Sugiat saat melakukan sidak di TPA Banjardowo Selasa (12/12) lalu.

Pj Bupati mengakui, jika sampai sekarang TPA Banjardowo belum bisa menampung seluruh potensi sampah di Jombang.

Alasannya, jumlah armada untuk mengangkut sampah masih kurang.

Ditambah lagi, jumlah tenaga sekaligus anggaran BBM untuk mengangkut sampah dari 21 kecamatan butuh anggaran besar.

”Harapannya bisa menampung se-kabupaten, tapi kendalanya perlu anggaran cukup besar,’’ tambahnya.

Salah satu solusi untuk mengurangi sampah, lanjut dia, dengan memperbanyak TPS3R di tingkat desa.

Dengan begitu, desa bisa memberdayakan masyarakat untuk mengolah sampah masing-masing, sebelum akhirnya ditampung ke TPA.

”Di Jombang sudah ada 15 TPS3R, setiap tahun diupayakan bertambah. Nanti  akan dipilah sampah organik dan anorganik. Endingnya, yang tidak bisa diolah akan dibawa ke sini. Tapi itu bisa ditampung seminggu sekali diambil,’’ terangnya.

Baca Juga: Diwacakan Bisa Tambah PAD, TPA Banjardowo Bakal Dijadikan BLUD

Selain itu, lanjutnya, upaya lain untuk memaksimalkan pengelolaan sampah, menjadikan TPA Banjardowo sebagai BLUD.

Sehingga hasil pengelolaan sampah bisa dijual dan hasil dari penjualan bisa digunakan untuk operasional pengelolaan sampah.

”Saat ini masih UPT. Kita masih berproses menuju BLUD,’’ tandasnya.

Menurutnya, jika di BLUD-kan, maka bisa mencakup seluruh potensi sampah yang ada di Jombang. Baik di Wonosalam maupun kawasan utara Brantas.

”Insya Allah bisa, nanti akan kita tata lagi,’’ pungkas Sugiat. (ang/bin/riz)

 

 

Editor : Achmad RW
#pj bupati #Jombang #TPA Banjardowo