JOMBANG – Hingga Jumat (8/12) kemarin, kekurangan logistik kotak suara untuk Pemilu 2024 di Jombang belum juga dikirim pihak penyedia.
Padahal, kekurangan kotak suara yang harus dikirim ke KPU Jombang tak sedikit, jumlahnya mencapai 10.445 buah
Sambil menunggu kelengkapan logistik itu, KPU Jombang pun mulai melakukan perakitan kotak suara.
Pantauan di lokasi, tampak sejumlah petugas melakukan perakitan di gudang logistik KPU Jl Prof M. Yamin, Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek, Jombang.
Usai dirakit, kotak-kotak suara itu kemudian ditata rapi. KPU juga mengelompokkan berdasarkan kebutuhan.
Misalnya, untuk pemilihan DPD, DPR RI, DPR kabupaten dan pilpres.
”Yang sudah datang hingga hari ini ada 8.835 buah dari total 19.290 kebutuhan kotak suara kita. Artinya, kurang 10.445 lagi,” ujar Ketua KPU Jombang Abdul Wadud Burhan Abadi.
Dijelaskan, setiap kotak suara yang dikirim penyedia akan dilakukan pengecekan terlebih dahulu.
Kotak suara berbahan karton dupleks yang kedap dan tahan air tersebut akan diinventarisir kondisinya.
”Tentu kami akan memeriksa seluruh logistik yang sudah kami terima, untuk memastikan logistik dalam keadaan baik, jika ada yang tidak baik atau rusak sesuai ketentuan kami akan ajukan untuk diganti ke penyedia ke sistem informasi logistik (Silog),’’ papar dia.
Burhan mengatakan, untuk pengadaan logistik tahap I seluruhnya hampir rampung.
KPU Jombang kini tinggal menunggu pengiriman kotak suara yang masih kurang.
”Ya kurang10.445 buah. Kemudian nanti tahap kedua berupa surat suara mulai dikirim 19 Desember mendatang,’’ pungkasnya. (ang/naz/riz)
Editor : Achmad RW